JAKARTA - Como 1907 gagal menghentikan laju Atalanta. Unggul lebih dulu dalam laga Serie A Italia di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Sabtu, 25 Januari 2025 malam WIB, Como akhirnya kalah 2-1 lawan Atalanta. Striker Mateo Retegui mencetak brace yang membawa timya membalikkan keadaan.
Retegui kembali menunjukkan ketajamannya. Dirinya kian rutin membobol gawang lawan meski ada kalanya gagal membawa Atalanta meraih kemenangan.
Pada laga melawan Napoli, Retegui mencetak gol pertama. Namun La Dea akhirnya harus menelan kekalahan 3-2.
Sebaliknya, Retegui yang mengukuhkan dirinya sebagai Capocannoniere alias top skor Serie A sukses menyelamatkan Atalanta saat bermain imbang 1-1 melawan Juventus. Gol penyerang tim nasional Italia ini yang memaksa Juve kehilangan poin.
Terakhir saat melawan Como, dirinya pun memecah kebuntuan. Sempat frustrasi karena tak bisa membobol gawang tuan rumah, Retegui akhirnya memborong dua gol di babak kedua yang menjadikan Atalanta menutup laga dengan meraih tiga poin.
Kemenangan itu menjadikan Atalanta merapatkan jarak poin dengan dua tim di atasnya, Napoli dan Inter Milan. Posisi Atalanta memang tak berubah di klasemen sementara. Tim asuhan Gian Piero Gasperini mengoleksi 46 poin saat menyelesaikan 22 pertandingan.
Sementara, Napoli yang bertengger di posisi puncak memiliki poin 50. Inter sendiri yang menduduki peringat dua dan baru menyelesaikan 20 pertandingan mengantungi 47.
Bagi Como, kegagalan meraih poin di kandang sendiri menjadikan tim asuhan Cesc Fabregas tak bisa memperbaiki peringkat. Mereka masih tertahan di peringkat 13 dengan poin 22.
Atalanta Percaya Diri
Dalam pertandingan itu, Atalanta tampil percaya diri. Terutama setelah di laga terakhir di Liga Champions, Ademola Lookman dkk membantai Sturm Graz 5-0. Kemenangan yang membuka peluang Atalanta lolos secara otomatis ke 16 besar.
Hanya saja, mereka mengalami kesulitan menghadapi Como yang tampil fight di hadapan pendukung sendiri. Bahkan tuan rumah berhasil unggul lebih dulu saat pemain depan Nico Paz menaklukkan kiper Atalanta Marco Carnesecchi di menit 30.
Gol berawal dari aksi Alieu Fadera yang berhasil mendapatkan bola dan kemudian melakukan penetrasi ke area pertahanan Atalanta. Dia kemudian melepaskan umpan silang yang dituntaskan Nico Paz.
Wasit sempat meninjau gol itu lewat VAR. Pasalnya, Fadera terindikasi offside saat melepaskan umpan kepada rekannya. Namun Fadera akhirnya dinilai dalam posisi onside dan gol tersebut disahkan. Skor 1-0 untuk Como yang bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Atalanta bermain lebih agresif. Mereka meningkatkan tekanan demi mengejar defisit gol. Namun usaha tim tamu tak kunjung membuahkan hasil.
Setelah berkali-kali gagal, usaha Atalanta tak sia-sia saat Retegui memecah kebuntuan di menit 56. Berawal dari Marco Brescianini yang baru masuk sebagai pemain pengganti 60 detik sebelumnya tetapi langsung membuat assist yang dikonversi oleh Retegui.
Skor berubah 1-1 dan Atalanta bermain menekan tanpa memberi kesempatan lawan bangkit. Retegui kembali mengatasi kebuntuan dengan mencetak brace di menit 70.
Brescianini, lagi-lagi, berperan dalam proses gol itu. Untuk kali kedua, dia memberi assist yang dituntaskan Retegui. Gol itu menjadikan dirinya sudah 14 kali membobol gawang lawan sekaligus menjadi top skor dengan menggeser striker Inter Marcus Thuram.
Gol kedua Retegui menjadikan Atalanta unggul 2-1. Tidak ada lagi tambahan gol dari kedua tim. Skor itu bertahan hingga laga usai.
Posting Komentar