Makanan yang cocok untuk perjalanan jauh (Gambar Freepik)

YOGYAKARTA - Saat menempuh perjalanan panjang, memilih bekal yang tepat menjadi hal penting agar tubuh tetap nyaman dan energi terjaga. Tidak semua makanan aman dibawa dalam waktu lama, apalagi jika perjalanan dilakukan dengan mobil, bus, kereta, atau pesawat. Karena itu, penting untuk menyiapkan makanan yang cocok untuk perjalanan jauh agar tidak mudah basi, mudah dimakan, dan tetap mengenyangkan.

Bagi banyak orang, perjalanan jauh sering membuat jadwal makan menjadi tidak teratur. Jika salah memilih bekal, makanan bisa cepat rusak, berantakan, atau justru membuat perut tidak nyaman. Itulah sebabnya memilih makanan yang cocok untuk perjalanan jauh bukan hanya soal praktis, tetapi juga soal kenyamanan selama di jalan. Berikut ini 10 pilihan makanan yang bisa Anda bawa saat bepergian.

10 Makanan yang Cocok untuk Perjalanan Jauh
  • Roti isi
  • Roti isi adalah pilihan paling praktis untuk perjalanan. Anda bisa membawa roti dengan isian selai kacang, cokelat, telur, atau ayam suwir. Teksturnya lembut, mudah dikemas, dan tidak membutuhkan alat makan. Agar lebih aman, pilih isian yang tidak terlalu berair supaya roti tidak cepat lembek.

  • Nasi kepal
  • Nasi kepal cocok dijadikan bekal perjalanan karena bentuknya ringkas dan mudah dimakan. Anda bisa membuat nasi kepal isi abon, ayam, tuna, atau telur. Selain mengenyangkan, makanan ini juga tidak mudah tumpah saat dibawa. Tidak heran jika nasi kepal termasuk makanan yang cocok untuk perjalanan jauh yang banyak dipilih keluarga.

  • Buah potong
  • Buah potong seperti apel, pir, anggur, atau jeruk sangat cocok untuk teman perjalanan. Selain segar, buah juga membantu menjaga asupan vitamin dan cairan tubuh. Pilih buah yang tidak terlalu lembek agar tetap enak disantap meski sudah beberapa jam di dalam wadah. Simpan dalam kotak tertutup agar lebih higienis.

  • Biskuit atau crackers
  • Biskuit dan crackers selalu menjadi andalan saat bepergian. Makanan ini ringan, tahan lama, dan mudah dibawa ke mana saja. Cocok sekali untuk mengganjal lapar di tengah perjalanan tanpa membuat perut terasa terlalu penuh. Agar lebih sehat, Anda bisa memilih biskuit gandum atau crackers rendah gula.

  • Kacang-kacangan
  • Kacang almond, kacang tanah sangrai, atau kacang mete bisa menjadi camilan praktis saat perjalanan jauh. Kacang mengandung protein dan lemak baik yang dapat membantu menjaga energi lebih lama. Karena itu, kacang-kacangan termasuk makanan yang cocok untuk perjalanan jauh bagi Anda yang ingin tetap kenyang lebih lama tanpa repot.

  • Sandwich
  • Sandwich adalah pilihan bekal modern yang mudah dibuat dan enak dimakan kapan saja. Anda bisa mengisinya dengan telur, sayuran, keju, atau daging asap. Kelebihan sandwich adalah rasanya fleksibel dan mudah disesuaikan dengan selera. Bungkus dengan rapi agar tetap segar dan tidak berantakan saat dibuka di perjalanan.

  • Abon dan nasi hangat dalam kotak bekal
  • Jika Anda tetap ingin membawa makanan berat, nasi dengan abon bisa menjadi solusi. Abon cenderung tahan lama, tidak berbau tajam, dan praktis dipadukan dengan nasi. Menu sederhana ini sangat cocok untuk perjalanan darat karena tetap mengenyangkan tanpa harus membawa lauk berkuah.

  • Pisang
  • Pisang merupakan buah yang sederhana, murah, dan sangat praktis untuk dibawa. Buah ini kaya kalium dan bisa membantu menjaga stamina selama perjalanan. Selain itu, pisang tidak membutuhkan wadah khusus dan mudah dimakan kapan saja. Ini membuat pisang menjadi salah satu makanan yang cocok untuk perjalanan jauh yang paling simpel.

  • Granola bar
  • Granola bar cocok untuk Anda yang ingin camilan cepat, padat energi, dan tidak merepotkan. Makanan ini mudah masuk tas, tidak mudah hancur, dan cocok dikonsumsi saat sedang terburu-buru. Granola bar juga sering dipilih oleh pelancong yang ingin membawa bekal ringan tetapi tetap bermanfaat untuk tubuh.

  • Air mineral dan camilan pendamping
  • Meski bukan makanan utama, air mineral wajib dibawa saat perjalanan jauh. Bekal makanan tidak akan maksimal tanpa asupan cairan yang cukup. Anda bisa menambahkan camilan ringan seperti wafer, kurma, atau keripik sehat sebagai pendamping. Kombinasi ini membantu perjalanan terasa lebih nyaman dan membuat tubuh tetap fit.

    Tips memilih bekal perjalanan jauh

    Saat menyiapkan makanan yang cocok untuk perjalanan jauh, pilih makanan yang tidak mudah basi, tidak terlalu berkuah, dan tidak menimbulkan bau menyengat. Gunakan wadah tertutup agar makanan tetap higienis dan mudah dibawa. Selain itu, sesuaikan juga jenis makanan dengan durasi perjalanan agar kualitasnya tetap terjaga saat dikonsumsi.

    Kesimpulannya, memilih makanan yang cocok untuk perjalanan jauh sangat penting untuk menjaga kenyamanan dan stamina selama di jalan. Mulai dari roti isi, nasi kepal, buah potong, hingga granola bar, semua bisa menjadi pilihan praktis sesuai kebutuhan. Dengan bekal yang tepat, perjalanan jauh akan terasa lebih menyenangkan, hemat, dan bebas rasa lapar. Untuk menambah refrensi, baca juga: Makanan dan Minuman Sehat untuk Mudik Lebaran Agar Perjalanan Jauh Tetap Bugar

    Jadi setelah mengetahui makanan yang cocok untuk perjalanan jauh, simak berita menarik lainnya di VOI.ID, saatnya merevolusi pemberitaan!

    Sejumlah wisatawan berkunjung ke Lembah Watangan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. (ANTARA/Ananto Pradana)

    JAKARTA – Langkah Presiden Prabowo Subianto menunjuk Hashim Djojohadikusumo sebagai Ketua Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional menuai kritik dari kalangan pegiat lingkungan.

    Penunjukkan Hashim sebagai ketua satgas inovasi pembiayaan dan pengelolaan taman nasional disinyalir rawan konflik kepentingan. Pertama, saat ini Hashim menjabat Utusan Khusus Presiden bidang Energid an Iklim, serta Ketua Satuan Tugas Perumahan. Selain itu, Hashim juga tidak lain merupakan adik kandung Prabowo.

    Hashim nantinya akan didampingi oleh dua wakil, yaitu Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral, Mari Elka Pangestu.

    Namun, posisi Hashim di Satgas Taman Nasional menjadi sorotan. Keberadaannya dinilai bakal memperbesar potensi konflik kepentingan dalam kebijakan Sumber Daya Alam (SDA).

    Mencari Pendanaan

    Adalah Raja Juli sendiri yang mengungkapkan hal ini seusai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Kamis (12/3/2026).

    Ia menegaskan, satgas ini dibentuk karena kondisi taman nasional yang selama ini tidak menjadiprofit centeratau mendapat keuntungan. Sebaliknya, taman nasional hanya menjadicost centeratau titik pembiayaan.

    Saat ini pemetintah akan mencari pendanaan yang inovatif, yang berkelanjutan, termasuk melibatkan pihak swasta, sehingga pendanaan taman nasional tidak hanya dilakukan dengan menggunakan anggaran negara.

    Menurut Raja Juli, pengelolaan taman nasional di Indonesia selama ini masih menghadapi kendala keterbatasan pembiayaan.

    Menhut Raja Juli Antoni memberikan arahan saat membuka kegiatan sterilisasi kucing dan Kemenhut Ramah Hewan di Jakarta, Kamis (12/3/2026). (ANTARA/Prisca Triferna)

    “Seperti kita ketahui, kita memiliki 57 taman nasional di Indonesia. Dan mohon maaf selama ini taman nasional dikelola dengan apa adanya, dan dengan pendanaan yang sangat minim sekali,” ujarnya.

    Raja Juli ingin taman-taman nasional ini menjadi pusat laba dengan cara mengembangkan pendanaan ekowisata. Dengan demikian, puluhan taman nasional di Indonesia tidak menjadi beban anggaran.

    "Bagaimana mendapatkan uang, ya, pendanaan darieco-tourismdan uang itu dikembalikan untuk memperbaiki taman nasional kita," ujar Raja Juli.

    Pemerintah di Persimpangan Jalan

    Firdaus Cahyadi, Programe Officer Natural Resources and Climate Justice, Yayasan TIFA, menuturkan, penunjukan Hashim Djojohadikusumo sebagai Ketua Satgas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional memperbesar potensi konflik kepentingan dalam kebijakan SDA. Terlebih sebelumnya, adik Prabowo Subianto itu juga menjadi utusan khusus Presiden Indonesia untuk perubahan iklim dan energi.

    Firdaus Cahyadi menyatakan kebijakan ini menempatkan pemerintah pada persimpangan jalan, antara misi konservasi yang murni untuk kelestarian alam atau sekadar konsolidasi ekonomi hijau oleh segelintir elite.

    “Penunjukan Hashim Djojohadikusumo, yang juga adik Prabowo Subianto, sebagai ketua Satgas tentu bukan sekadar langkah administratif. Penunjukan itu sinyal bahaya bagi tata kelola SDA di Indonesia," ujar Firdaus dalam keterangan yang diterimaVOI.

    Menurut Firdaus Cahyadi, ketika penyelamatan hutan bertemu dengan potensi keuntungan triliunan rupiah, batas antara mandat publik dan insting bisnis menjadi sangat tipis.

    “Penunjukan adik kandung Presiden Prabowo Subianto, memperbesar potensi konflik kepentingan. Sebagai kepala Satgas, Hashim akan memiliki akses eksklusif terhadap data primer wilayah, biomassa, dan sertifikasi karbon," jelasnya.

    Ketua Satgas Perumahan sekaligus Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo memberi sambutan dalam Pencanangan Pembangunan Hunian Dalam Rangka Mendukung Program 3 Juta Rumah di lahan aset PT Kereta Api Indonesia di kawasan Stasiun Manggarai Jakarta, Senin (16/3/2026). (ANTARA/Harianto)

    Menurut Firdaus Cahyadi, tanpa sekat yang tegas, akses ini rentan memberikan keuntungan ekonomi bagi entitas bisnis yang terafiliasi. Selain itu, ada pula kekhawatiran bahwa aturan main perdagangan karbon akan dirancang untuk mempermudah model bisnis korporasi besar, bukan benar-benar untuk kepentingan lingkungan dan masyarakat.

    “Satgas Taman Nasional ini bukan tidak mungkin akan menjadi lembaga yang minim kontrol karena posisi Hashim yang merupakan adik Prabowo Subianto,” tutur Firdaus.

    Apalagi, struktur Satgas yang bersifatad hoc. Satgas sering kali bekerja tanpa pengawasan parlemen yang ketat. Potensi konflik kepentingan itu akan berdampak pula pada meningkatnya potensigreen-grabbingatau perampasan lahan atas nama ekonomi hijau.

    “Publik harus mencagah terulangnya kesalahan rezim Orde Baru, membagikonsesi negara untuk kepentingan segelintir elite yang dekat dengan kekuasaan,” tandasnya.

    Ilustrasi (Pexels/Jr Satilite)

    YOGYAKARTA -Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang paling dinanti untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Tidak sedikit pemudik memilih berangkat pada malam hari untuk menghindari kemacetan panjang. Jalanan yang relatif lebih lengang memang terasa lebih nyaman, terutama untuk perjalanan jarak jauh.

    Namun, mudik di malam hari membutuhkan kesiapan ekstra, baik fisik maupun kendaraan. Minimnya pencahayaan, rasa kantuk, hingga kondisi jalan bisa meningkatkan risiko kecelakaan. Karena itu, artikel ini akan membahas berbagai tips mudik malam hari agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Yuk, simak sampai akhir.

    7 Tips Mudik Malam Hari

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut 7 tips mudik malam hari agar kamu tetap fokus dan sampai tujuan dengan selamat.

  • Pastikan kondisi tubuh benar-benar fit
  • Perjalanan malam sangat menguras energi karena tubuh secara alami ingin beristirahat. Jika tubuh sudah lelah, berkendara di malam hari bisa menjadi sangat berbahaya. Usahakan tidur cukup sebelum berangkat agar tetap fokus selama perjalanan.

  • Periksa kondisi kendaraan secara menyeluruh
  • Jangan hanya mengandalkan bahan bakar penuh, pastikan juga lampu, rem, dan ban dalam kondisi prima. Lampu kendaraan menjadi faktor penting saat malam hari karena membantu visibilitas di jalan. Jika ada komponen yang bermasalah, segera perbaiki sebelum perjalanan dimulai.

  • Hindari berkendara sendirian
  • Memiliki teman perjalanan bisa membantu menjaga kewaspadaan selama berkendara. Saat mulai mengantuk, kamu bisa bergantian mengemudi atau sekadar mengobrol agar tetap terjaga. Kehadiran orang lain juga memberikan rasa aman, terutama saat melewati jalur sepi.

  • Atur kecepatan dan jaga jarak aman
  • Jalanan yang lebih lengang sering membuat pengendara tergoda untuk melaju lebih cepat. Padahal, risiko kecelakaan tetap tinggi karena keterbatasan jarak pandang. Jadi, jaga kecepatan stabil dan jarak aman dengan kendaraan lain.

  • Manfaatkan rest area untuk beristirahat
  • Jangan ragu untuk berhenti jika mulai merasa lelah atau mengantuk. Istirahat sejenak selama 15-30 menit bisa membantu memulihkan konsentrasi. Lebih baik tiba sedikit lebih lama daripada memaksakan diri dan membahayakan perjalanan.

  • Hindari konsumsi makanan berat sebelum berangkat
  • Makanan berat dapat memicu rasa kantuk lebih cepat, terutama saat malam hari. Pilih makanan ringan yang cukup mengenyangkan namun tidak membuat tubuh lemas. Minuman seperti kopi atau teh juga bisa membantu menjaga tetap waspada, tetapi tetap dikonsumsi secukupnya.

  • Gunakan navigasi dan tetap waspada pada lingkungan sekitar
  • Aplikasi navigasi sangat membantu untuk mengetahui kondisi jalan dan rute terbaik. Meski begitu, tetap perhatikan lingkungan sekitar, terutama di jalur yang minim penerangan. Waspada terhadap kendaraan besar atau pengguna jalan lain yang mungkin sulit terlihat.

    Demikian 7 tips mudik malam hari. Dengan menerapkan tips di atas, kamu bisa mudik dengan lebih tenang dan aman. Ingat, keselamatan selalu menjadi prioritas utama dibandingkan cepat sampai tujuan. Semoga perjalananmu lancar dan bisa berkumpul dengan keluarga tercinta.

    Selain pembahasan 7 tips mudik malam hari, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!

    Presiden AS Donald Trump/FOTO White House via Wikimedia Commons

    JAKARTA - Amerika Serikat ingin menyingkirkan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel, tetapi akan menyerahkan langkah selanjutnya kepada rakyat Kuba.

    Mengutip sejumlah sumber, laporan New York Times menyebutkan Washington saat ini tidak berupaya mengambil tindakan terhadap keluarga Castro, tetapi telah menegaskan kepada Havana tidak akan ada kesepakatan apa pun selama Diaz-Canel masih menjabat.

    Dilansir ANTARA dari Sputnik, sejumlah pejabat dalam pemerintahan Presiden AS Donald Trump meyakini pencopotan pemimpin Kuba itu bisa membuka peluang perubahan struktural dalam ekonomi negara tersebut, yang dinilai kecil kemungkinan didukung oleh Diaz-Canel.

    Pada akhir Januari, Trump menandatangani perintah eksekutif yang memberi kewenangan kepada Washington untuk mengenakan tarif impor terhadap barang dari negara yang memasok minyak ke Kuba.

    Langkah itu juga disertai penetapan status darurat dengan alasan ancaman terhadap keamanan nasional yang diduga berasal dari Havana.

    Pemerintah Kuba menuduh AS berupaya menekan perekonomian negara Karibia tersebut dan memperburuk kondisi hidup masyarakatnya.

    Miguel Diaz-Canel, politikus senior Partai Komunis Kuba, menjabat sebagai Presiden Kuba sejak April 2018 setelah menggantikan Raúl Castro. Sebelum menjadi presiden, ia menempati posisi Wakil Presiden Pertama Dewan Negara dan Dewan Menteri pada periode 2013–2018.

    Andrie Yunus di Ruang Sidang MK, Senin (14/07), dalam sidang lanjutan uji formil Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Tentara Nasional Indonesia. (Dok. Humas MK/Ifa).

    YOGYAKARTA - Kasus penyiraman air keras kembali menjadi perhatian publik setelah Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, menjadi korban serangan orang tak dikenal di Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 12 Maret. Polisi telah meningkatkan status perkara tersebut ke tahap penyidikan dan kini masih mengidentifikasi pelaku.

    Sebelum Andrie Yunus, sejumlah kasus penyiraman air keras pernah menggemparkan publik dan menjadi sorotan nasional. Lantas apa saja jenis kasus penyiraman air keras yang pernah terjadi di Indonesia? Berikut pembahasannya.

    Daftar 7 Kasus Penyiraman Air Keras di Indonesia

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut daftar sejumlah kasus penyiraman air keras yang pernah terjadi di Indonesia.

  • Kasus Novel Baswedan (2017)
  • Salah satu kasus penyiraman air keras yang paling menjadi sorotan publik adalah kasus menimpa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, pada 11 April 2017. Peristiwa tersebut terjadi ketika Novel pulang dari salat Subuh di dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, ketika dua pelaku bermotor menyiramkan air keras ke wajahnya.

    Akibat kejadian tersebut, mata kiri Novel mengalami kerusakan permanen dan harus menjalani perawatan intensif di Singapore General Hospital. Kasus ini menjadi sorotan publik karena ketika itu Novel tengah menangani sejumlah perkara korupsi besar.

    Polisi baru berhasil menangkap dua pelaku setelah hampir tiga tahun, tepatnya pada Desember 2019. Kedua pelaku merupakan anggota Polri yang masing-masing divonis dengan hukuman penjara dua tahun dan satu setengah tahun.

  • Kasus Agus Salim di Jakarta Barat (2024)
  • Pada September 2024, publik kembali dikejutkan oleh kasus penyiraman air keras yang menimpa Agus Salim di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Agus diserang ketika hendak pulang menggunakan sepeda motor di sekitar Jalan Nusa Indah. Polisi kemudian mengungkap bahwa pelakunya adalah bawahan korban di tempat kerja.

    Pelaku berinisial JJS yang masih berusia 18 tahun mengaku melakukan aksi tersebut karena sakit hati. Ia mengatakan sering dimarahi oleh Agus saat bekerja di sebuah kafe di wilayah Tangerang.

    Akibat kejadian tersebut, Agus mengalami luka bakar hingga 90 persen di tubuhnya serta gangguan penglihatan.

  • Kasus Siswi SMP di Lembata (2024)
  • Kasus tragis lainnya terjadi di Lembata, Nusa Tenggara Timur, pada Oktober 2024. Seorang siswi SMP berusia 13 tahun bernama Meisya Chtalin Witak menjadi korban penyiraman air keras saat sedang berangkat ke sekolah. Pelaku diketahui seorang pria berusia 41 tahun bernama Charles Arif.

    Polisi menyebut pelaku melakukan aksi tersebut karena sakit hati setelah perasaan cintanya tidak direspons oleh korban. Akibat kejadian tersebut, Meisya mengalami luka serius pada bagian mata, pelipis, dan bibir.

    Pelaku akhirnya ditangkap beberapa jam setelah kejadian dan divonis hukuman penjara selama 20 tahun, serta denda sebesar Rp100.000.000 subsider 1 tahun kurungan.

  • Kasus Farah Rizka di Bekasi (2024)
  • Pada Desember 2024, kasus penyiraman air keras kembali terjadi di Bekasi Utara. Kali ini menimpa seorang perempuan berusia 20 tahun bernama Farah Rizka. Pelakunya adalah Arjuhan Rosetiyoni (25), pria yang menjalin hubungan dengan korban setelah bercerai dari suaminya.

    Aksi tersebut dipicu rasa cemburu karena korban sering bertemu kembali dengan mantan suaminya. “Tersangka adalah pacar korban sejak satu tahun yang lalu. Kemudian tersangka merasa cemburu karena korban sering ketahuan jalan dengan laki-laki lain,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya.

    Akibat kejadian tersebut, Farah mengalami luka bakar hampir 60 persen tubuhnya, dari leher, punggung, paha hingga payudara.

  • Kasus Anak Tiri di Aceh (2024)
  • Kasus yang lebih tragis terjadi di Lhokseumawe, Aceh, pada Desember 2024. Seorang pria berinisial DM (49) menyiram air keras kepada dua anak tirinya yang berusia 13 dan 16 tahun. Salah satu korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

    Polisi mengungkap bahwa pelaku melakukan aksinya karena diliputi rasa cemburu terhadap istrinya.

    "Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui menyiram kedua korban dengan cairan asam sulfat karena sakit hati dan cemburu terhadap istrinya," kata Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, Iptu Yudha Prasatya, Kamis, 20 Maret 2025.

  • Kasus Mahasiswi di Yogyakarta (2024)
  • Kasus penyiraman air keras juga menimpa seorang mahasiswi bernama Natasya Hutagalung di Yogyakarta pada 24 Desember 2024. Pelakunya adalah Billy, mantan pacarnya yang tidak terima hubungan mereka berakhir.

    Dalam keterangannya, polisi mengungkapkan Billy menyewa seorang bernama Satim untuk melakukan aksi tersebut. Satim kemudian mendatangi indekos korban dan menyiramkan cairan berbahaya tersebut ke wajah dan tubuhnya.

    "Pelaku S datang jam 18.00 sampai di kos korban. Karena pintu kos agak terbuka, S langsung buka pintu dan melihat korban selesai mandi mengenakan handuk. Langsung itu disiramkan air keras kepada korban, terkena ke muka dan sekujur tubuhnya." Kasat Reskrim Polresta Yogya, Satrio.

    Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan menjalani perawatan intensif di RSUP Sardjito. Selain luka fisik, korban juga mengalami trauma mendalam.

  • Kasus Ibu dan Anak di Sukabumi (2025)
  • Pada Mei 2025, kasus penyiraman air keras terjadi di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Seorang ibu rumah tangga bernama Yulian Anggraini (35) dan anaknya yang masih berusia tujuh tahun menjadi korban serangan orang tak dikenal saat berada di Jalan Sudajaya, Kecamatan Baros.

    Polisi berhasil menangkap dua pelaku berinisial Y (47) dan H (30). Motifnya diduga karena rasa cemburu setelah pelaku mengetahui korban dekat dengan orang lain di media sosial.

    “Dari keterangan yang disampaikan kepada penyidik, H diduga merupakan mantan pacar korban yang cemburu setelah melihat korban dekat dengan teman-temannya di media sosial,” jelas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

    Akibat kejadian tersebut, Yulian Anggraini dan anaknya mengalami luka bakar pada sejumlah bagian tubuh dan harus mendapatkan penanganan medis.

    Demikian pembahasan sejumlah kasus penyiraman air keras sebelum Andrie Yunus, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!

    Presiden AS Donald Trump/FOTO White House via Wikimedia Commons

    JAKARTA - Pemerintahan Presiden AS Donald Trump pada pekan ini berencana mengumumkan pembentukan koalisi beberapa negara untuk mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

    Wall Street Journal mengutip beberapa pejabat AS menyebut tanggal operasi tersebut akan dimulai: sebelum atau setelah berakhirnya permusuhan di wilayah tersebut masih didiskusikan.

    Dilansir ANTARA dari Anadolu, Senin, 16 Maret, Menteri Energi AS Chris Wright sebelumnya mengatakan militer AS dapat mulai mengawal kapal komersial melintasi Selat Hormuz paling cepat pada akhir Maret, seraya mencatat Angkatan Laut AS saat ini tidak memiliki kemampuan tersebut.

    Seiring meningkatnya konflik di sekitar wilayah Iran, pengiriman melintasi Selat Hormuz, yang menjadi jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari Teluk Persia ke pasar global, praktis terhenti.

    Sementara, perusahaan asuransi mulai menaikkan premi dan meninjau jangkauan perlintasan di tengah ancaman keamanan yang terus meningkat.

    Diberdayakan oleh Blogger.