Presiden AS Donald Trump/FOTO White House via Wikimedia Commons

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meyakini konflik dengan Iran kini berada di tahap akhir dan dia berharap akan berakhir beberapa pekan mendatang.

Menurut laporan Wall Street Journal yang mengutip sumber, Trump mengatakan hal itu kepada para penasihatnya dan mendesak mereka untuk tetap berpegang pada kerangka waktu yang telah diumumkan pada publik, yaitu empat hingga enam pekan.

Dilansir ANTARA dari Sputnik, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Rabu, 25 Maret, mengatakan Trump akan mengunjungi Beijing pada 14-15 Mei untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden China Xi Jinping.

Perwakilan Gedung Putih pun telah menetapkan pertemuan antara Trump dan Jinping di Beijing pada pertengahan Mei, dengan harapan konflik dengan Iran dapat selesai sebelum KTT itu dimulai, menurut laporan tersebut.

Pada 28 Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika yang berada di Timur Tengah.

Ilustrasi mengatasi mata tegang. (Freepik)

JAKARTA - Kebiasaan menatap layar dalam waktu lama kini sulit dihindari, baik untuk bekerja maupun hiburan. Tanpa disadari, hal ini bisa membuat otot mata bekerja ekstra hingga memicu rasa lelah, kering, bahkan gangguan fokus.

Paparan layar berlebihan memang dapat menyebabkan ketegangan pada otot mata. Seiring meningkatnya penggunaan perangkat digital dalam kehidupan sehari-hari, keluhan ini pun semakin sering dialami banyak orang.

Mengutip laporan Hindustan Times, dokter spesialis mata Sudipto Pakrasi dari Medanta The Medicity menekankan pentingnya memberi jeda pada mata untuk mengurangi ketegangan akibat layar digital.

Ia membagikan beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk meredakan kelelahan mata:

1. Terapkan aturan 20-20-20

Setiap 20 menit, alihkan pandangan dari layar ke objek yang berjarak sekitar 6 meter selama 20 detik. Cara ini membantu otot mata beristirahat dan mengurangi ketegangan.

2. Sering berkedip

Saat menatap layar, frekuensi berkedip cenderung menurun sehingga mata menjadi kering. Dengan berkedip secara sadar, kelembapan mata dapat terjaga.

3. Latihan fokus dekat dan jauh

Mengalihkan fokus secara bergantian antara objek dekat dan jauh dapat membantu mengurangi kelelahan akibat kerja fokus yang terus-menerus.

Selain itu, Dr. Pakrasi juga menyarankan untuk meluangkan waktu di luar ruangan karena aktivitas tersebut berkaitan dengan kesehatan mata secara keseluruhan.

“Menghabiskan waktu yang cukup di luar ruangan dikaitkan dengan manfaat kesehatan mata secara keseluruhan,” ujarnya.

Faktor lain yang tak kalah penting adalah pencahayaan saat bekerja. Pencahayaan yang baik dapat mengurangi beban kerja mata saat menatap layar.

Tak hanya itu, pola makan juga berperan dalam menjaga kesehatan mata dalam jangka panjang. Ia menyarankan konsumsi makanan seperti wortel, ubi jalar, bayam, dan sayuran hijau lainnya yang kaya vitamin dan nutrisi penting.

Kandungan seperti vitamin C, lutein, dan zeaxanthin diketahui membantu melindungi mata dari paparan cahaya berlebih serta menurunkan risiko gangguan penglihatan seperti degenerasi makula dan katarak.

Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi/DOK IAEA

JAKARTA - Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi mengklaim Amerika Serikat dan Iran akan menggelar dialog akhir pekan ini di Islamabad, Pakistan.

Dalam wawancara dengan harian ItaliaCorriere della Sera, Grossi mengatakan pembicaraan tersebut akan mencakup isu yang lebih luas.

Topik yang dibahas antara lain rudal, milisi yang terkait dengan Iran, serta jaminan keamanan bagi negara itu.

"Kali ini, pembicaraan juga akan mencakup soal rudal, milisi yang terkait dengan Republik Islam, dan jaminan keamanan bagi Iran," kata Grossi dilansir ANTARA dari Anadolu, Rabu, 25 Maret.

Ia menyebut kemungkinan adanya solusi sementara yang bisa disepakati, meski tidak harus bersifat militer.

Menurut Grossi, ada rencana diplomatik alternatif yang memungkinkan dua pendekatan sekaligus.

Pertama, penghentian sementara pengayaan uranium karena kondisi politik, militer, dan kepercayaan "yang belum memungkinkan" dan kedua, isu tersebut akan dikaji kembali dalam lima hingga 10 tahun mendatang.

Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran terus berlangsung sejak 28 Februari.

Serangan itu dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangandronedan rudal ke Israel serta wilayah-wilayah di Yordania, Irak, dan negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Serangan balasan itu menelan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada pasar dan penerbangan global.

Sirip ikan hiu yang terlihat muncul di Pantai Losari, Makassar pada Minggu 22 Maret 2026. (Tangkapan Layar)

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar merespons dan laporan warga dengan menyisir lokasi penampakan seekor hiu berukuran besar berenang bebas di perairan Pantai Losari, Kecamatan Ujungpandang, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Sudah dilaksanakan patroli dan memang benar ada aktivitas hiu yang melintas. Hasil identifikasi, jenis ikan hiunya penjemur (basking shark) sedang bermigrasi. Dia hanya lewat dan tidak agresif terhadap manusia," kata Kepala BPBD Makassar Fadli Tahar, Selasa.

Patroli tersebut dilaksanakan setelah adanya video viral diunggah di media sosial seekor hiu berenang di wilayah sekitar Pantai Losari sebelah Pelabuhan Makassar.

Tim BPBD yang diterjunkan menggunakan perahu karet telah menyisir secara intensif pada sejumlah titik. Ini dilakukan untuk memantau pergerakan hiu tersebut selama beberapa jam guna memastikan keamanan di perairan tersebut.

Bila dilihat ciri-ciri hewan laut tersebut jenisnya ikan hiu penjemur dan tidak berbahaya bagi manusia dan pada umumnya jinak karena memakan plankton.

Hanya saja, walaupun tidak berbahaya, namun tetap diwaspadai serta diimbau masyarakat tidak turun ke laut atau mandi-mandi di wilayah perairan setempat.

"Walaupun tidak berbahaya, kami mengimbau masyarakat maupun pengunjung di pantai mengurangi aktivitasnya, tetap waspada dan tidak turun ke laut. Keselamatan jiwa paling utama," katanya menekankan.

Kendati video penampakan hiu ini viral di media sosial pada Minggu (23/3), pihak BPBD Makassar tetap memantau secara berkala di perairan Losari demi keamanan.

Meski diperkirakan hiu tersebut sudah berenang jauh ke dalam laut, namun masyarakat diminta bila melihat hal mencurigakan segera melaporkan ke kanal pengaduan resmi BPBD untuk dilakukan Tindakan lebih lanjut.

"Perlu diingat, tidak semua yang terlihat itu menakutkan dan berbahaya termasuk hiu raksasa itu. Tetap bijak menjaga keselamatan diri, Karena itu adalah langkah paling tepat," katanya menyarankan.

Islamabad, Pakistan/ILUSTRASI UNSPLASH/Mahreen Sarwar

JAKARTA - Pakistan mendesak India untuk "segera" memulihkan Perjanjian Perairan Indus (Indus Waters Treaty/IWT) sesuai dengan kewajiban internasional.

Dalam pesan pada Hari Air Sedunia, Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mengulangi kecaman "keras" Islamabad terhadap penangguhan sepihak perjanjian yang ditengahi Bank Dunia oleh India, menyebutnya sebagai "penggunaan sumber daya air bersama sebagai senjata secara sengaja."

"Keputusan India untuk menangguhkan perjanjian tersebut, mengganggu pertukaran data hidrologi, menghambat mekanisme yang disepakati, dan merusak baik isi maupun semangat perjanjian internasional yang telah lama ada yang mengatur pembagian yang adil dari sistem sungai Indus selama lebih dari enam dekade," katanya dilansir ANTARA dari Anadolu, Senin, 23 Maret.

Perilaku seperti itu, lanjutnya, mengancam ketahanan pangan dan ekonomi, membahayakan mata pencaharian jutaan orang yang bergantung pada perairan ini, dan menetapkan preseden berbahaya bagi pengelolaan sumber daya lintas batas berdasarkan hukum internasional.

Tidak ada reaksi langsung dari India atas pernyataan Zardari.

Pada April 2025, New Delhi menangguhkan Perjanjian Air Indus (IWT) menyusul serangan di Pahalgam, Kashmir yang dikelola India, yang menewaskan 26 orang, dan menyalahkan Islamabad atas serangan tersebut.

Pakistan menolak klaim tersebut dan mengatakan setiap upaya untuk menangguhkan bagian airnya akan dianggap sebagai "tindakan perang," dan mencatat perjanjian tersebut tidak dapat ditangguhkan secara sepihak.

Kedua negara yang saling bermusuhan itu kemudian terlibat dalam bentrokan bersenjata lintas perbatasan selama empat hari pada Mei, sebelum Presiden AS Donald Trump menengahi gencatan senjata.

Pada Juni 2025, Pengadilan Arbitrase Permanen, yang berbasis di Den Haag, mencatat pakta pembagian air yang telah berlangsung selama beberapa dekade tersebut tidak memiliki ketentuan untuk "penangguhan" atau "penghentian sementara" secara sepihak dan pengadilan memiliki yurisdiksi atas sengketa berdasarkan IWT.

IWT membagi enam sungai di Cekungan Indus antara kedua negara. Sementara India menerima tiga sungai di timur -- Sutlej, Beas, dan Ravi -- Pakistan diberi kendali atas tiga sungai di barat: Indus, Jhelum, dan Chenab.

Pakistan mengatakan bendungan pembangkit listrik tenaga air yang direncanakan India akan mengurangi aliran sungai tersebut, yang memasok 80 persen kebutuhan irigasi pertanian Pakistan.

Presiden AS Donald Trump/FOTO via Instagram @whitehouse

JAKARTA - Uni Eropa menyambut baik keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan sementara serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari, dan menyambut baik "segala bentuk" penahanan diri.

Saat berbicara pada konferensi pers Komisi Eropa, juru bicara Komisi Anouar El Anouni mengatakan blok tersebut mendukung semua upaya untuk menurunkan ketegangan di Timur Tengah.

"Saya akan mengingatkan kembali apa yang telah dikatakan para pemimpin kita -- seruan yang jelas untuk de-eskalasi dan penahanan diri maksimal. Oleh karena itu, segala bentuk penahanan diri disambut baik," katanya kepada wartawan dilansir ANTARA dari Anadolu, Senin, 23 Maret.

El Anouni mengatakan Uni Eropa tetap aktif terlibat secara diplomatik dengan mitra regional dan internasional untuk mencegah eskalasi lebih lanjut, dan mencatat kontak yang sedang berlangsung dengan aktor-aktor kunci, termasuk Iran dan negara-negara Teluk.

Dia menekankan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, telah melakukan "kontak terus-menerus" dengan rekan-rekan di seluruh wilayah, termasuk Turki, Qatar, dan Iran, sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi krisis dan mempromosikan dialog.

Pada Senin, Trump mengatakan sudah memerintahkan penundaan selama lima hari untuk semua serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran, dengan alasan pembicaraan yang "sangat baik dan produktif" dengan Teheran selama akhir pekan.

Serangan AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari, dengan Teheran membalas melalui serangan drone dan rudal berulang yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Diberdayakan oleh Blogger.