Ilustrasi – latihan pilates (foto: Pixabay/UptownFitness)

YOGYAKARTA – Banyak di antara kita yang tidak tahu perbedaan yoga dan pilates, keduanya sama-sama melibatkan teknik pernapasan dan gerakan tubuh. Meski sekilas terlihat sama, yoga dan pilates memiliki konsep, tujuan dan teknik yang berbeda.

Baik yoga maupun pilates, kedua jenis latihan ini sangat populer di berbagai kelas kebugaran. Memahami perbedaan di antara keduanya akan membantu Anda memilih jenis latihan yang paling sesuai dengan kebutuhan tubuh dan tujuan kebugaran.

Untuk itu, simak perbedaan yoga dan pilates dalam ulasan di bawah ini, sebagaimana dirangkum VOI dari berbagai sumber.

Perbedaan Yoga dan Pilates
  • Asal-usul
  • Perbedaan yoga dan pilates yang pertama dapat diketahui dari asal-usulnya. Yoga merupakan praktik kuno yang berasal dari India dan telah berkembang selama ribuan tahun. Yoga tidak hanya berfokus pada kebugaran fisik, tetapi juga pada keseimbangan pikiran dan spiritualitas. Latihan yoga menggabungkan pose tubuh (asana), teknik pernapasan (pranayama), serta meditasi.

    Sementara pilates diciptakan oleh seorang ahli anatomi asal Jerman pada tahun 1926 sebagai metode untuk mengondisikan tubuh dan memberikan rehabilitasi bagi para veteran Perang Dunia I. Praktik ini dengan cepat berkembang sebagai cara untuk membangun kekuatan inti (core strength) dan meningkatkan daya tahan, terutama bagi mereka yang berkecimpung di bidang balet dan tari yang membutuhkan pemulihan dari cedera, dikutip dari laman Cleveland Clinic.

  • Teknik latihan
  • Dalam yoga, Anda biasanya mengambil satu pose dan menahannya selama beberapa detik hingga menit, atau berpindah secara mengalir ke pose berikutnya. Fokus utama yoga adalah keseimbangan, fleksibilitas, relaksasi, serta kesadaran pernapasan.

    Sebaliknya, pilates mengharuskan Anda menstabilkan otot inti terlebih dahulu, lalu menggerakkan tangan atau kaki untuk melatih kekuatan dan kontrol. Gerakan pilates lebih terstruktur dan repetitif untuk membangun kekuatan otot secara bertahap.

  • Penggunaan alat
  • Yoga umumnya dilakukan hanya dengan matras, tanpa alat tambahan. Sedangkan pilates bisa dilakukan di atas matras atau menggunakan alat khusus seperti reformer yang biasa tersedia di studio pilates.

  • Manfaat untuk kesehatan
  • Menyadur laman WebMD, dari segi kesehatan, yoga bisa memberikan banyak manfaat, seperti:

    • Membantu meredakan nyeri punggung dan leher
    • Meningkatkan keseimbangan dan fleksibilitas
    • Membantu tidur lebih nyenyak
    • Mengurangi stres dan sakit kepala tegang
    • Membantu mengontrol berat badan
    • Mengurangi gejala menopause

    Pada pilates, manfaat yang dirasakan individu setelah mencoba jenis latihan ini, yakni:

    • Meningkatkan kekuatan otot inti
    • Memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas
    • Mengurangi nyeri punggung bawah
    • Membantu rehabilitasi cedera

    Beberapa penelitian yang dilakukan para ahli menunjukkan bahwa pilates bisa membantu mengurangi nyeri pada bagian punggung, leher, scoliosis, hingga multiple sclerosis. Meski bukan olahraga aerobik, pilates efektif dalam mengurangi stres yang berdampak baik bagi kesehatan jantung.

  • Tujuan
  • Latihan yoga ditujukan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh, mencakup peningkatkan fleksibilitas, kekuatan otot, serta keseimbangan tubuh.

    Pada pilates, tujuan utamanya adalah meningkatkan kekuatan inti tubuh (core strength), fleksibilitas, dan memperbaiki postur tubuh melalui gerakan terkontrol yang menggabungkan pernapasan dan fokus mental.

    Jenis latihan ini berfokus pada keseimbangan otot, stabilitas tulang belakang, serta memperkuat otot perut, punggung, dan panggul untuk meningkatkan mobilitas sehari-hari.

    Demikian informasi tentang perbedaan yoga dan pilates. Dapatkan update berita menarik lainnya dengan mengunjungi laman VOI.id.

    Lautaro Martinez kemungkinan bisa absen di leg kedua playoff Liga Champions (Instagram/@inter).

    JAKARTA - Pemimpin klasemen Serie A, Inter Milan, dipastikan akan kehilangan kapten mereka, Lautaro Martinez, untuk waktu yang belum ditentukan.

    Martinez terpaksa ditarik keluar pada menit ke-61 dalam kekalahan tandang Inter Milan 1-3 melawan Bodo/Glimt di leg pertama playoff Liga Champions pada Kamis, 19 Februari 2026.

    Penyerang asal Argentina itu menjalani pemeriksaan pada Jumat, 20 Februari 2026, yang mengonfirmasi masalah pada betis kirinya. Awalnya, dia absen untuk pertandingan tandang ke markas Lecce pada Minggu, 22 Februari 2026, dini hari WIB, yang dimenangi Inter Milan 2-0.

    Namun, terkini Inter Milan belum memberikan perkiraan waktu pemulihan yang tepat. Laporan di Italia menunjukkan bahwa ia bisa absen hingga satu bulan.

    "Lautaro Martinez menjalani tes klinis dan instrumental pagi ini (Jumat, 20 Februari 2026) di Istituto Clinico Humanitas di Rozzano."

    "Pemeriksaan tersebut mengungkapkan adanya cedera pada otot soleus di betis kirinya. Kondisi penyerang Argentina itu akan dievaluasi kembali minggu depan," demikian pernyataan Inter pada akhir pekan kemarin.

    Hal itu berarti Martinez akan absen pada pertandingan leg kedua melawan Bodo/Glimt pada Rabu, 25 Februari 2026, dini hari WIB, serta pertandingan Serie A melawan Genoa dan leg pertama semifinal Coppa Italia melawan Como.

    Ia juga diragukan tampil dalam derby penting melawan AC Milan yang berada di posisi kedua pada 8 Maret 2026.

    Martinez telah mencetak 18 gol di semua ajang yang membawa Inter Milan ke puncak klasemen Serie A.

    Rentetan enam kemenangan beruntun Nerazzurri terhenti secara mengejutkan ketika mereka kalah dari tim kecil Norwegia, Bodo/Glimt.

    Inter Milan lalu kembali ke jalur kemenangan di kandang Lecce yang berada di posisi bawah klasemen dengan skor meyakinkan. Padahal, mereka membutuhkan gol kemenangan pada menit ke-78 dari Pio Esposito bulan lalu untuk meraih kemenangan tipis 1-0 atas lawan yang sama di Giuseppe Meazza.

    Manajer Christian Chivu menyerukan ketenangan setelah mereka kalah di kandang Bodo/Glimt, dengan Inter Milan masih berada di posisi kuat di liga domestik--unggul tujuh poin atas AC Milan.

    Namun, pelatih asal Rumania itu sudah mempertimbangkan pertandingan leg kedua ketika ia memilih susunan pemainnya di Lecce.

    "Sekarang kami perlu mengumpulkan kembali kekuatan. Kami memiliki beberapa masalah setelah pertandingan ini yang perlu kami atasi dengan hati-hati."

    "Kami harus bermain melawan Lecce dan kemudian kami memiliki pertandingan leg kedua playoff Liga Champions. Kami perlu menilai kondisi fisik," kata Chivu.

    Afgan (Ist)

    JAKARTA - Afgan menyuguhkan project menarik melalui proyek spesial bertajuk “Retrospektif Duets”. Di sini Afgan berkolaborasi dengan sejumlah teman musisi lintas generasi di industri musik Indonesia.

    Proyek ini menjadi bentuk interpretasi baru dari karya-karya terbaru di album teranyarnya berjudul “Retrospektif” yang sudah diluncurkan November 2025 lalu. Seluruh materi visual untuk proyek ini telah diproduksi secara live dengan konsep yang menonjolkan vokal dari masing masing musisi diiringi live band.

    Saat berita ini ditulis, video kolaborasi duet lagu “Kacamata” dengan Naykilla yang diaransemen spesial dengan genre Lo-fii sudah menembus 500 ribu views dan sempat mencapai Trending No. 12 di kategori musik di Youtube.

    Pada kolaborasi ini, Naykilla menyuguhkan verse baru yang ditulis oleh Liam Amadeo dengan musik yang diproduseri oleh 1NG.

    Rangkaian rilisan kolaborasi tersebut akan hadir secara bertahap di Official Youtube Channel Afgan dimulai 18 Februari 2026 lewat “Kacamata” bersama Naykilla. Berikut daftar para penampil dan jadwal tayang video kolaborasi Afgan untuk Retrospektif Duets:

    20 Februari 2026 – “Sampai Jumpa” bersama Mahalini

    25 Februari 2026 – “Kepastian” bersama Kris Dayanti

    27 Februari 2026 – “Sebentar” bersama Adrian Khalif

    04 Maret 2026 – “Tak Ada Rencana (Ku Jatuh Cinta)” bersama Uan Juicy Luicy

    06 Maret 2026 – “Misteri Dunia” bersama Petra Sihombing

    11 Maret 2026 – “Silahkan” bersama Kamga Mo dan Petra Sihombing

    13 Maret 2026 – “Masa Iya?” bersama Rizky Febian

    Ilustrasi hujan lebat diiringi petir. (Unsplash-Alex Dukhanov)

    JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan penguatan Monsun Asia yang kini terjadi berpotensi meningkatkan curah hujan dalam beberapa hari ke depan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

    "Kami mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem," kata Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid BMKG NTB Ari Wibianto saat dihubungi di Mataram, Minggu, disitat Antara.

    Ari menjelaskan, penguatan Monsun Asia membawa Angin Baratan yang cukup kuat dan mempercepat proses pembentukan awan konvektif, terutama di wilayah barat dan selatan Indonesia.

    Kondisi Monsun Asia yang menguat tersebut berkontribusi terhadap peningkatan intensitas dan sebaran hujan di NTB.

    Selain Monsun Asia, imbuh Ari, dinamika atmosfer juga dipengaruhi oleh aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) yang masih aktif dan diprakirakan terus mempengaruhi kondisi cuaca dalam beberapa hari ke depan.

    Kombinasi faktor tersebut ditambah kelembapan udara yang masih tinggi serta penguatan labilitas atmosfer, lanjutnya, mendukung terjadinya hujan lebat pada skala lokal hingga luas.

    "Peningkatan cuaca (ekstrem) di wilayah NTB masih berpotensi hingga tiga hari ke depan," ujar Ari.

    Lebih lanjut ia menyampaikan potensi cuaca ekstrem yang terjadi akibat gangguan fenomena atmosfer tersebut dapat berupa banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas transportasi darat, laut, maupun udara.

    Ari mengingatkan masyarakat agar menyesuaikan perencanaan aktivitas, terutama kegiatan luar ruang, serta secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem melalui kanal resmi BMKG.

    Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, BMKG NTB memprakirakan hujan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi pada Dasarian III Februari 2026 atau periode 21-28 Februari.

    Peluang hujan dengan intensitas lebih dari 100 milimeter per dasarian dengan probabilitas 80 hingga lebih dari 90 persen terjadi di Kota Mataram, sebagian wilayah Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, serta sebagian kecil Sumbawa Barat dan Sumbawa.

    Sedangkan hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian memiliki probabilitas sebesar 80 hingga lebih dari 90 persen yang diperkirakan terjadi hampir di seluruh wilayah NTB.

    Manajer Bayern Munchen, Vincent Kompany, kecam komentar Jose Mourinho tentang Vinicius Junior (Instagram/@fcbayern).

    JAKARTA - Manajer Bayern Munchen, Vincent Kompany, mengatakan bahwa Manajer Benfica, Jose Mourinho, membuat kesalahan besar dengan menyerang karakter Vinicius Junior setelah bintang Real Madrid itu menuduh lawannya menghinanya secara rasial selama pertandingan playoff Liga Champions.

    Mourinho menyatakan bahwa Vinicius telah memprovokasi para pemain Benfica dengan selebrasinya setelah mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan di Estadio da Luz pada Rabu, 18 Februari 2026, dini hari WIb.

    Vinicius menuduh Gianluca Prestianni dari Benfica menyebutnya dengan hinaan rasial selama konfrontasi setelah golnya. Prestianni membantah membuat komentar rasis dalam sebuah unggahan di Instagram, sementara Benfica berbicara tentang kampanye pencemaran nama baik terhadapnya.

    Wasit Francois Letexier mengaktifkan protokol antirasisme, menghentikan permainan selama 10 menit, dan UEFA memulai penyelidikan atas insiden tersebut.

    Mourinho mempertanyakan mengapa Vinicius, yang berkulit hitam dan telah berulang kali menjadi sasaran penghinaan rasis di Spanyol, begitu sering menjadi target.

    "Ada yang salah karena itu terjadi di setiap stadion. Stadion tempat Vinicius bermain, sesuatu terjadi. Selalu," kata Mourinho.

    Komentar itu pun membuat Kompany geram dan mengecam Mourinho.

    "Bagi saya, yang lebih buruk lagi ialah apa yang terjadi setelah pertandingan," kata Kompany, yang mengingat pengalamannya sendiri tentang rasisme sebagai pemain muda, termasuk suporter Real Betis yang meneriakkan nyanyian rasis kepadanya dan mantan rekan setimnya di Anderlecht, Cheick Tiote.

    "Setelah pertandingan, Anda memiliki pemimpin sebuah organisasi, Jose Mourinho, yang pada dasarnya menyerang karakter Vinicius Jr., dengan menampilkan jenis selebrasi untuk mendiskreditkan apa yang dilakukan Vinicius saat ini."

    "Bagi saya, dalam hal kepemimpinan, itu adalah kesalahan besar. Itu adalah sesuatu yang seharusnya tidak kita terima. Saya sangat jelas tentang itu."

    "Satu hal yang tidak boleh Anda lakukan ialah mengabaikan seseorang dan menyerang karakter seseorang yang mengeluh tentang sesuatu yang dialaminya, sesuatu yang pasti sangat menyakitkan bagi orang tersebut. Ada sesuatu yang perlu dilakukan."

    "Saya mengenal 100 orang yang pernah bekerja dengan Jose Mourinho. Saya belum pernah mendengar seseorang mengatakan hal buruk tentang Jose."

    "Saya mengerti dia berjuang untuk tim dan klubnya. Anda tidak bisa menjadi orang jahat dan semua mantan pemain yang pernah bekerja dengan Anda berbicara begitu positif tentang Anda."

    "Saya tidak perlu menghakiminya sebagai pribadi, tetapi saya tahu apa yang telah saya dengar. Saya mengerti mungkin apa yang telah dia lakukan, tetapi dia telah membuat kesalahan," kata Kompany.

    Sementara itu, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) telah menulis surat kepada UEFA dan FIFA yang menekankan perlunya mengidentifikasi dan menghukum siapa pun yang bersalah melakukan pelecehan rasial terhadap Vinicius.

    Manajer Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengatakan dalam konferensi pers pada Jumat, 20 Februari 2026, bahwa Vinicius tetap marah atas insiden tersebut.

    "Vini Jr. merasa kesal, seperti halnya kita semua. Terutama, dia sangat marah atas apa yang terjadi. Ini adalah tindakan rasis yang tidak memiliki tempat dalam olahraga atau masyarakat kita."

    "Kita memiliki kesempatan luar biasa untuk tidak membiarkannya berlalu dan terus berjuang melawan momok rasisme ini. Yang benar-benar penting ialah memerangi tindakan seperti yang kita saksikan beberapa hari yang lalu."

    "Ini ialah situasi yang tidak dapat ditoleransi, yang tidak ingin kita lihat terjadi lagi. Kita akan menentangnya, terutama ketika itu melibatkan sesama profesional."

    "Ini ialah tindakan yang tidak boleh dan tidak seharusnya terjadi. Tidak ada, sama sekali tidak ada, yang dapat membenarkan tindakan rasis," ujar Arbeloa.

    Dilaporkan bahwa penyelidikan UEFA, yang dipimpin oleh seorang penyelidik etika dan disiplin, dapat memakan waktu hingga tiga minggu untuk diselesaikan.

    Itu berarti Vinicius dan Prestianni dapat kembali berhadapan pada leg kedua babak playoff Liga Champions di Santiago Bernabeu pada tengah pekan depan, dengan kasus yang masih belum terselesaikan.

    Benfica kembali beraksi di kompetisi domestik melawan tim peringkat terbawah Primeira Liga, AVS, pada Minggu, 22 Februari 2026, dini hari WIB, yang menurut Mourinho ialah fokus utamanya, sambil mengakui dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi internal Benfica bahwa percakapan tentang dampak dari insiden tersebut tidak akan berakhir di sana.

    "Tidak mudah untuk mengelola emosi, semua yang telah terjadi dan terus terjadi," kata Mourinho.

    Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendatangani perjanjian perdagangan timbal balik di Washington DC(ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet)

    JAKARTA - Direktur EksekutifCenter of Reform on Economics(CORE) Indonesia Mohammad Faisal mengatakan keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) yang membatalkan kebijakan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump memungkinkan Indonesia melakukan renegosiasi tarif.

    Meskipun Trump mengumumkan “tarif impor global” sebesar 10 persen, Faisal mengingatkan penting bagi Indonesia untuk kembali mencermati sejumlah poin dalam dokumenAgreement on Reciprocal Trade (ART)yang tidak menguntungkan.

    “Sebetulnya bagi negara-negaratrading partnerstermasuk Indonesia semestinya melakukan renegosiasi ulang. Apalagi dari yang kita setujui kemarin, yang kita tanda tangani, itu banyak sekali kerugian yang kita hadapi,” kata Faisal saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.

    “Banyak sekali konsekuensi dampak yang besar, dampak buruk yang besar bagi ekonomi domestik,kalau itu dijalankan,” ujarnya menambahkan.

    Sebelumnya, Mahkamah Agung AS memutuskan untuk membatalkan beberapa kebijakan tarif global Trump.

    Pada Jumat (20/2 waktu setempat), Mahkamah Agung AS, dengan hasil pemungutan suara 6-3, memutuskan Presiden Donald Trump tidak berwenang untuk memberlakukan tarif global berdasarkan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA).

    Faisal mengatakan, Indonesia juga harus jeli mengingat perkembangan dari putusan juga masih sangat dinamis dan masih tidak pasti.

    “Karena setelah di-rule outolehSupreme Court,Trump kemudian mencoba untuk mengenakan tarif dengan cara yang lain lagi, dengan prosedur atau menggunakan perundangan atau regulasi yang lain,” kata Faisal.

    “Jadi artinya tarif tetap sangat bisa dipertahankan walaupun mungkin tidak setinggi yang sebelumnya,” ujarnya menambahkan.

    Adapun tarif impor menjadi salah satu pilar utama agenda "America First" Presiden Trump. Menurut dia, langkah tersebut mampu menghidupkan kembali sektor manufaktur, menciptakan lapangan kerja, mengurangi utang nasional, serta meningkatkan pendapatan pajak.

    Langkah tersebut juga dianggap dapat memberi kekuatan lebih kepada AS saat merundingkan konsesi kepada negara-negara mitra.

    Diberdayakan oleh Blogger.