Marc Anthony (Instagram @marcanthony)

JAKARTA - Penyanyi Marc Anthony membuat pernyataan setelah namanya disebut dalam pernyataan Brooklyn Beckham mengenai orang tuanya, David dan Victoria Beckham. Nama Anthony dikaitkan dengan momen pernikahan Brooklyn dan istrinya yang membuat ia malu.

Melansir THR, Marc Anthony menyebut keluarga Beckham adalah keluarga yang menyenangkan sehingga sangat disayangkan dengan klaim Brooklyn.

“Saya tidak punya apa pun untuk dikatakan dengan keluarga itu. Mereka keluarga yang menyenangkan. Saya sudah kenal mereka sebelum anak-anak mereka lahir,” kata Marc Anthony.

“Saya wali dari Cruz, sangat dekat dengan keluarga. Tapi saya tidak punya apa-apa untuk dikatakan dengan apa yang terjadi. Sangat disayangkan dengan apa yang terjadi,” katanya.

Senin, 19 Januari waktu setempat, Brooklyn menulis unggahan di Instagram Story untuk menjelaskan konflik antara dirinya dengan orang tuanya.

"Saya diam selama bertahun-tahun dan membuat permasalahan ini privat, tapi sayangnya orang tua saya dan timnya selalu pergi ke media sehingga membuat saya tidak punya pilihan selain buka suara," tulis Brooklyn Beckham.

"Saya tidak mau berdamai dengan keluarga saya. Saya tidak dikontrol, saya membela diri saya untuk pertama kali dalam hidup saya. Seumur hidup saya, orang tua saya mengontrol narasi di media," katanya.

Brooklyn juga membuat klaim bahwa sang ibu memotong momen dansa pertama antara dirinya dengan Nicola. Menurutnya, Brooklyn dipanggil oleh Marc Anthony untuk naik ke atas panggung.

“Ibu saya menunggu untuk menari dengan saya. Dia menari dengan tidak pantas di depan semua orang. Saya merasa tidak nyaman untuk pertama kalinya dalam hidup saya,” tulis Brooklyn lagi.

Orang tua Brooklyn, David dan Victoria Beckham belum memberi pernyataan terkait klaim yang dibuat sang anak.

PM Jepang Sanae Takaichi/DOK 内閣広報室 / Cabinet Public Affairs Office via Wikimedia Commons

JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi akan bersikukuh dalam memberlakukan kembali pajak atas makanan dan minuman setelah masa penangguhan selama dua tahun berakhir.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama pada Selasa, 10 Februari di tengah spekulasi pemerintah dapat mengubah kebijakan tersebut karena kenaikan pajak tidak populer di kalangan pemilih.

Dilansir ANTARA dari Kyodo, Katayama menegaskan penangguhan pajak konsumsi atas makanan dan minuman hanya langkah sementara hingga sistem kredit pajak yang dapat dikembalikan dirancang dan diterapkan.

Ia menanggapi pandangan perpanjangan penangguhan lebih dari dua tahun dapat kembali memicu kekhawatiran mengenai sumber pendapatan negara dan kesehatan fiskal Jepang.

Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa, dipimpin Takaichi, meraih kemenangan telak dalam pemilu nasional pada Minggu lalu dengan sejumlah janji kampanye, termasuk penangguhan pajak makanan selama dua tahun.

Partai tersebut menilai kebijakan itu tidak akan memerlukan penerbitan obligasi tambahan untuk menutup defisit.

Sejumlah ekonom menilai masih belum jelas apakah pemerintah benar-benar akan memberlakukan kembali tarif pajak sebesar 8 persen setelah dua tahun, mengingat pemilihan anggota Majelis Tinggi dijadwalkan berlangsung pada 2028.

Langkah itu dinilai berpotensi tidak diterima dengan baik oleh pemilih jika mereka masih menghadapi tekanan akibat upah rendah dan inflasi.

Katayama menekankan sistem kredit pajak yang dapat dikembalikan dapat membantu mengurangi sifat regresif pajak, di mana kelompok berpenghasilan rendah membayar proporsi pendapatan yang lebih besar untuk pajak konsumsi dibandingkan kelompok berpenghasilan tinggi.

Sistem pajak tersebut akan memberikan manfaat tunai kepada para wajib pajak, terutama masyarakat berpenghasilan rendah, dengan memungkinkan mereka menerima pengembalian dana atas kredit pajak yang melebihi kewajiban pajak mereka.

Katayama mengatakan penerapan sistem tersebut untuk pertama kalinya di Jepang akan menjadi terobosan, seraya menambahkan rencana itu akan dibahas bersama usulan pemotongan pajak konsumsi dalam dewan nasional lintas partai.

Adapun dalam konferensi pers pada Senin, Takaichi mengatakan pemerintahannya akan mempercepat pembahasan mengenai jadwal dan sumber pendanaan untuk penangguhan pajak konsumsi tersebut di dewan nasional, dengan target mencapai kesimpulan sementara pada musim panas.

Saat ini, pajak konsumsi Jepang ditetapkan sebesar 8 persen untuk pembelian makanan dan minuman, serta 10 persen untuk sebagian besar barang dan jasa lainnya.

Suraj Chavan (Instagram suraj_chavan1151)

YOGYAKARTA – Viral di media sosial sosok Suraj Chavan yang kerap ditampilkan kerap menari dan menyapa penggemarnya di India. Masyarakat di negara tersebut mengenal siapa Suraj Chavan sebagai pria tertampan se-India. Tak hanya tampan, ia juga dikenal mahir menari dan dianggap sebagai Justin Bieber dari India. Artikel ini akan membahas informasi terkait sosoknya.

Mengenal Siapa Suraj Chavan

Dilansir dari berbagai sumber, Suraj Chavan adalah selebritis dari India dengan jumlah pengikut di Instagram sebesar 2,7 juta pengikut. Chavan sendiri lahir pada tahun 1992 di Desa Modhave, Taluka Baramati, Distrik Oune, Maharashtra.

Sebelum dikenal banyak orang, Chavan dikenal sebagai orang biasa. Ayahnya telah lama meninggal karena kanker, sedangkan sang ibu menyusul suaminya tal lama setelahnya. Karena kondisi itu, Chavan mendapat pengasuhan dari lima kakak perempuannya.

Kehidupan ekonomi Chavan sejak awal memang cukup sulit. Ia bahkan sudah bekerja sejak muda sebagai buruh harian. Penghasilannya sangat terbatas karena hanya mendapatkan upah sebesar INR 300 atau sekitar Rp56.000 per hari. Karena kemampuan ekonominya cukup sulit, Chavan terpaksa putus sekolah.

Chavan terus berjuang menghidupi dirinya sendiri dan kelima kakak perempuannya. Hingga pada suatu ketika salah satu kakaknya memperkenalkan TikTok dan meminta Chavan untuk membuat sebuah video kemudian mengunggahnya. Tak diduga, video Chavan meledak di media sosial. Sejak saat itu ia mengumpulkan uang hasil ia bekerja untuk membeli ponsel genggam segingga bisa memproduksi konten video secara teratur.

Suraj Chavan Populer di Medsos

Konten Chavan dianggap menarik karena dianggap sederhana. Gaya yang ia tampilkan juga dianggap spontan bahkan tanpa skrip dan edit yang megah. Padahal saat ini banyak influencer di media sosial yang sangat mengutamakan konsep, Chavan justru jadi antitesis dari trend influencer saat ini.

Sejak Chavan eksis di media sosial, ia mendapatkan penghasilannya dari kegiatan promosi di Instagram. Beberapa sumber mengatakan bahwa Chavan juga memiliki pendapatan di YouTube. Bayaran yang didapatkan olehnya saat diundang di acara-acara publik pun melejit dibanding upahnya sebagai buruh.

Itulah informasi terkait siapa Suraj Chavan. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Kondisi Gaza/DOK UNRWA

JAKARTA - Ribuan pasien dan korban luka akibat agresi Israel di Jalur Gaza menghadapi nasib tidak menentu akibat runtuhnya sistem layanan kesehatan di wilayah kantong Palestina itu.

Dilansir ANTARA dari WAFA, Senin, 9 Februari, sumber medis setempat mengatakan sejumlah rumah sakit yang masih beroperasi kini kesulitan mempertahankan layanan dan berubah menjadi tempat tunggu ribuan pasien dan korban luka yang masa depannya tidak jelas.

Menurut mereka, sistem kesehatan di Gaza sudah lumpuh. Bertahannya layanan medis saat ini dianggap sebagai mukjizat, mengingat besarnya kerusakan yang menghambat upaya pemulihan fasilitas kesehatan di sana.

Krisis medis di Gaza telah mencapai titik nadir, bahkan obat pereda nyeri pun sulit didapat oleh orang yang menghadapi kematian. Data menunjukkan stok bahan laboratorium dan bank darah hampir habis, sementara lebih dari separuh perlengkapan medis dan obat-obatan penting sudah tidak tersedia lagi.

Para sumber menyebutkan layanan kanker, hematologi, bedah, operasi, perawatan intensif, dan layanan kesehatan primer menjadi yang paling terdampak krisis ini.

Jumlah obat terbatas yang masuk ke rumah sakit di Jalur Gaza dinilai jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan riil.

"Menyelamatkan kondisi kesehatan di rumah sakit Gaza tidak bisa dilakukan lewat solusi darurat sementara yang justru membuat konsekuensi serius terus bertambah," kata para sumber.

Perbatasan Rafah menuju Gaza Pelestina yang berbatasan langung dengan Mesir dikuasai Israel sejak 2024. (X @cogatonline)

JAKARTA - Warga Palestina dari dua sisi yakni Gaza dan Mesir berbondong-bondong menuju jalur penyeberangan Rafah pada Minggu 8 Februari waktu setempat. Mereka terdiri dari para pasien medis dan korban luka imbas serangan militer Israel.

AP melaporkan, para warga Pelestina itu berkumpul di halaman rumah sakit Bulan Sabit Merah di Kota Khan Younis, selatan Gaza sejak Minggu pagi, sebelum menuju penyeberangan Rafah dengan tujuan mendapat perawatan medis di luar negeri.

Salah satunya, Amjad Abu Jedian, yang terluka dalam serangan militer Israel ke Gaza, berencana melintasi Rafah untuk mendapat perawatan medis sejak hari pertama dibukanya lagi jalur perbatasan tersebut pada 2 Februari 2026.

Namun, ibunya, Raja Abu Jedian, yang menemani Jedian, kecewa. Hanya lima pasien yang diizinkan melintasi penyeberangan Rafah pada hari itu.

Jedian mengalami luka setelah ditembak oleh sniper atau penembak jitu Israel saat ia sedang membangun kamar mandi sederhana di kamp pengungsian Bureij di Jalur Gaza pada Juli 2024.

Pada Sabtu 7 Februari, keluarga Jedian akhirnya menerima telepon dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang memberi tahu mereka bahwa ia termasuk dalam kelompok yang bisa melakukan perjalanan pada Minggu 8 Februari.

“Kami ingin mereka mengurus pasien (selama evakuasi). Kami ingin militer Israel tidak membebani mereka,” demikian perkataan WHO.

Warga Palestina melawan musim hujan dingin di tenda-tenda kamp pengungsian di Jalur Gaza tengah, Deir El Balah pada January 2026. (dok. UNRWA)

Berdasarkan laporan TV satelit Al-Qahera News milik Pemerintah Mesir, sejumlah warga Palestina dari sisi Mesir juga kembali ke Gaza lewat perbatasan penyeberangan Rafah.

Menurut data PBB, selama empat hari pembukaan penyeberangan, hanya 36 warga Palestina yang berencana melintas diizinkan menyeberang ke Mesir. Mereka diperbolehkan karena membutuhkan perawatan medis dan ditemani 62 pendamping.

Para pejabat Palestina mengungkapkan ada sekitar 20.000 orang di Gaza berupaya mendapatkan perawatan medis melintasi Rafah karena tidak tersedianya perawatan kesehatan di wilayah yang diinvasi Israel dalam dua tahun terakhir itu.

Beberapa orang yang berhasil melintasi penyeberangan Rafah mengaku, mengalami rintangan dengan penundaan selama berjam-jam, tudingan, perlakuan buruk hingga penggeledahan invasif oleh militer Israel dan kelompok bersenjata Palestina yang didukung Israel, Abu Shabab.

Atas sejumlah hal yang dialami warga sipil ini, badan militer Israel yang mengawasi penyeberangan Rafah belum memberikan tanggapan meski sudah dimintai keterangan.

Adapun jalur perbatasan Palestina-Mesir di penyeberangan Rafah dibagi dalam dua koridor.

Setelah para penyeberang diperiksa petugas gabungan Uni Eropa dan otoritas Palestina di koridor 1, mereka kemudian diperiksa militer Israel di koridor 2 di fasilitas penyaring yang tidak berdekatan dengan koridor 1.

Penyeberangan Rafah diketahui telah memasuki hari keempat pembukaan kembali pada Minggu 8 Februari, sejak diambilalih Israel pada Mei 2024.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin (kiri) usai mengikuti Apel Persiapan Pengamanan Lebaran 2026 yang diselenggarakan PT Jasa Marga di Traffic Information Center Wilayah

JAKARTA - PT Jasa Raharja memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2026, guna meningkatkan keselamatan perjalanan, kelancaran lalu lintas serta pelayanan bagi masyarakat.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin mengatakan pihaknya siap mendukung penuh seluruh rangkaian pengamanan Lebaran 2026 melalui sinergi berkelanjutan dengan kepolisian, pengelola jalan tol, dan instansi terkait.

“Kami berkomitmen agar petugas Jasa Raharja di seluruh kantor wilayah dan cabang terus aktif berkoordinasi dalam mendukung pengamanan arus mudik dan balik. Tujuan utamanya adalah meminimalkan risiko kecelakaan serta menekan fatalitas korban di jalan raya,” kata Awaluddin dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Dia menyampaikan hal itu setelah mengikuti Apel Persiapan Pengamanan Lebaran 2026 yang diselenggarakan PT Jasa Marga di Traffic Information Center Wilayah Timur, Surabaya, Jawa Timur.

Menurutnya, kegiatan itu menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi dan koordinasi pemangku kepentingan sekaligus mendukung keselamatan berkendara masyarakat, khususnya di Jawa Timur.

Awaluddin menuturkan sebagai BUMN dan menjadi bagian dari Danantara Indonesia, pihaknya terus memperkuat perannya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui layanan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas dengan tepat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Kami mengedepankan semangat melayani sepenuh hati dalam setiap pelayanan sebagai wujud kehadiran negara yang nyata, untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendukung terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas di Indonesia,” tambahnya.

Menurutnya, melalui sinergi dari para pemangku kepentingan, tercipta sistem manajemen lalu lintas yang semakin terintegrasi.

"Jasa Raharja akan terus mengambil peran aktif dalam mewujudkan transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan untuk menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya," katanya.

Di tempat yang sama, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 2026 menjadi prioritas nasional yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.

“Kesiapan infrastruktur, pengamanan, dan manajemen lalu lintas menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran perjalanan masyarakat,” ujarnya.

Adapun dalam kegiatan itu juga dilakukan penyerahan 15 unit kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR) oleh PT Jasa Marga kepada Ditlantas Polda Jawa Timur sebagai bagian dari penguatan operasional pengamanan lalu lintas.

Selain itu, peninjauan sejumlah ruas tol dan rest area di Jawa Timur untuk memastikan kondisi jalan, fasilitas pendukung, serta sistem pengamanan benar-benar siap menghadapi lonjakan arus kendaraan.

Diberdayakan oleh Blogger.