Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan


Tapi tahu enggak bro, kalau sebenernya model motor ini sudah ada lama?Hmm penasaran bagaimana cerita perkembangan motor bebek sport ini.

Kebanyakan orang menyebut model ini 'ayago' alias ayam jago.

Model ‘ayago’ sudah mengaspal di Indonesia sejak akhir Tahun 1980-an.

Namun, popularitas ayago tidak sesukses motor bebek.

Bahkan saat era bebek merajai jalanan pada Tahun 1990-an dan awal 2000-an, populasi ayago masih kalah banyak.

Belum banyak yang tahu kalau sesepuh dari Satria F150 dan Honda Sonic 150 sekarang dicari kolektor lho.Bagaimana jadi nambah penasaran bukan ?

By , Minggu, 1 Desember 2019 | 14:13 WIB

Desainnya juga tidak kalah keren untuk ukuran motor zaman itu.Bagi generasi saat itu sekalian bisa bernostalgia dengan kenangan kuda besinya.Langsung aja brother simak nih deretan motor ayago yang pernah mengaspal di Indonesia di era '90-an.

1. Suzuki RC Sprinter

Suzuki RC Sprinter
Suzuki RC Sprinter (Authgram.com)

Suzuki RC Sprinter bisa dibilang merupakan kakek buyut Satria F150, melucur pada tahun 1988.

Mengusung mesin 2-tak berkapasitas 99.6 cc (100 cc) berpendingin udara.

Tenaga yang dihasilkan yaitu 9,5 dk pada 6.500rpm dan torsi 1.15 kg.m pada 5.000 rpm.

Kapasitas tangki bahan bakar 4,5 liter dengan oli samping 1,2 liter.

Suspensi depan teleskopik dan belakang dual shock, dan pengereman masih andalkan teromol depan belakang.

2. Yamaha Champ

Yamaha Champ
Yamaha Champ (Kompas.com)

Yamaha Champ, salah satu motor ayago paling legendaris pada masanya.

By , Minggu, 1 Desember 2019 | 14:13 WIB

Menggunakan basis Yamaha Alfa, motor ini hadir untuk menantang Suzuki RC Sprinter, yang kala itu memikat dengan desain unik.

Beberapa bagiannya memang terlihat sama, sepeti bagian buritan sepatbor belakang, dan dek di tulang tengah.

Sampai saat ini pencintanya pun masih setia merawat 

Keunggulannya selain memakai suspensi teleskopik panjang ala motor batangan, yaitu sudah memakai rem cakram di depan.

Tak heran banyak anak muda yang kepincut supaya bisa kebut-kebutan.

3.Honda Tena

Honda Tena
Honda Tena (Kompas.com)

Nama beken di pertengahan '90-an sebagai ayago istimewa.

Motor ini tidak masuk Indonesia, namun sangat terkenal di arena balap road race tingkat Asia Tenggara.

Tak heran motor ini kemudian jadi legenda.Inilah cikal bakal dari generasi honda sonic.

Saat itu, banyak dipakai para pebalap Thailand dan Malaysia, dan merajai balap motor nasional pada 2002.

Nah,sudah pada tahu kan ceritanya.Jadi semakin terkenang aja naik motor ayago sporty sekarang.Gimana setelah lihat gambar-gambar motornya apa brother jadi pingin memiliki salah satunya ? Eits ,sudah mulai kepincut gan ?


Jangan resah ataupun merasa khawatir saat usaha yang kamu geluti saat ini banyak ditiru orang lain, karena sepintar apapun mereka dalam mencontoh memodifikasi usahamu, ia tidak akan pernah bisa meniru rezekimu.
  1. Siapa yang Bersabar Dalam Kepahitan Hidup,Pada Waktu-Nya Pasti Akan Allah Limpahkan Manisnya Kebahagiaan
  2. Suami Baru Gendong Anak 5 Menit aja udah Ngeluh Capek, Pegang HP 5 Jam Betah Amat! Ada yang kayak gini?
  3. Suami harus tau nih Bedanya Uang Belanja Istri dan Nafkah! Jangan salah ya
  4. Suami jangan menuntut istri untuk kurus. Bersyukurlah jika istri Anda bertambah gemuk sebab itu tanda bahagia dan bangga akan keberadaan suaminya
  5. Suami yang Selalu Membahagiakan Istrinya, Insya Allah Dompet dan Rezekinya Makin Tebel dan Banyak
Sebab, yang kamu dapatkan selama ini bukan semata-mata karena kamu begitu gigih menggeluti pekerjaanmu, tetapi karena Allah telah begitu murahnya memberimu limpahan rezeki. Karena itu camkan baik-baik 5 hal yang dikutip dari humairoh berikut ini.

Seseorang Bisa Meniru Usahamu, Tapi Mereka Tak Bisa Meniru Rezekimu

Jangan Bersedih Saat Pekerjaanmu Ditiru Orang Lain, Karena Rezekimu Takkan Sama Dengannya

Maka, jangan merasa bersedih saat pekerjaanmu ditiru orang lain, karena rezekimu takkan sama dengannya. Secanggih apapun usaha yang ia tiru darimu, maka selamanya takkan pernah sama dalam mendapat rezeki, karena Allah sudah mengatur rezeki setiap manusia sesuai dengan kadar kebutuhannya.

Boleh Saja Orang Lain Mencontek Dan Memfotocopy Usaha Milikmu, Tetapi Ingatlah Bahwa Allah Yang Mengatur Rezekimu

ya, boleh saja orang lain mencontek dan memfotocopy usaha milikmu, dan boleh saja ia merintis usaha yang jauh lebih sempurna dari usahamu, tetapi saat Allah menetapkan rezekimu tetap lebih banyak darinya, maka sudah tentu selamanya rezekimu takkan pernah berkurang, sebab bukan usahamu yang mendatang rezekimu, tetapi kuasa Allah lah yang mendatangkan rezeki dengan usaha yang kamu miliki saat ini.

Kamu Boleh Bangga Meniru Usaha Orang Lain, Tetapi Rezekinya Tak Dapat Kamu Tiru Dengan Begitu Mudahnya

Dan begitu pula sebaliknya, kamu boleh bangga karena telah berhasil meniru usaha milik orang lain, ttapi ingatlah bahwa rezekinya takkan bisa kamu tiru dengan begitu mudahnya.
Sebab, bukan ia yang memiliki rezeki, tetapi Allah…maka jangan mudah terpancing nafsu hanya karena melihat usaha orang lain sepertinya bagus, karena jika kamu membangun usaha hanya karena menuruti nafsumu semata, maka saat rezekimu tak seperti ia yang kamu tiru usahanya tentu kamu akan menyalahkan takdir dan akan marah kepada keadaanmu.

Kamu Boleh Merasa Puas Karena Telah Menyaingi Usaha Orang Lain, Tetapi Rezekinya Tak Bisa Kamu Saingi Dengan Mudah

Dan boleh saja kamu merasa puas karena telah bisa menyaingi usaha orang lain, tetapi rezekinya takkan bisa kamu saingi dengan mudah. Sebab, tak sedikit pada jaman sekarang orang pada sibuk membangun usaha hanya karena melihat orang lain berhasil dan sukses, tetapi tak bisa berfikir panjang bahwa yang membuatnya sukses sebenarnya adalah Allah bukan karena usahanya yang hebat.
  1. Ternyata Begini Cara Hamil anak Kembar Meski tidak Punya Keturunan Kembar
  2. Ternyata Istri yang pandai Memasak Jadi Penyebab Utama Perut Suami yang makin Buncit Setelah Menikah
  3. Tidak Perlu Maksa Diet Ternyata Pria dengan Istri Montok 10 X Lebih Bahagia
  4. Wahai Istri Jangan Hanya Mempercantik Diri Ketika Kamu Keluar Rumah, Karena Kecantikanmu Hanya Suami yang Berhak
  5. Wanita Gemuk Tak Perlu Berkecil Hati, Penelitian Membuktikan Wanita Gemuk Lebih Cerdas Daripada Kurus
Masing-Masing Hamba Sudah Allah Tetapkan Rezekinya Sesuai Dengan Kebutuhannya
Maka dari itu selalu ingatlah bahwa masing-masing hamba sudah Allah tetapkan rezekinya sesuai dengan kebutuhannya, jadi jangan sampai merasa iri terhadap rezeki orang lain, apalagi sampai gelap mata terburu-buru melakukan perkara yang salah dengan berfikir untuk menyaingi usaha yang orang lain geluti.

Karena secanggih dan sehebat apapun usahamu dalam memfotocopy usahanya, jika Allah menetapkan rezekimu biasa-biasa saja, maka sudah pasti sampai kapanpun rezeki yang kamu dapatkan akan tetap biasa-biasa saja.

Nggak bisa dipungkiri lagi kalau sekarang ini kita hidup di jaman yang apa-apa perlu uang. Sekolah, berobat, belanja, pokoknya di semua sektor kehidupan aku, kamu, mereka, siapapun itu, pasti membutuhkan yang namanya uang.
  1. Yang Pernah Ditinggalkan dan Disia-siain, Suatu Saat Kamu Akan Jadi yang Paling Berharga Untuk Orang Lain
  2. Akibat Suami kecanduan Medsos Rumah Tangga diambang Kehancuran Semoga bisa dijadikan Pelajaran
  3. Bacakan Doa Mustajab Ini agar Suami Tunduk Kepada Istri, Jauh Dari Jeratan Perselingkuh dan Nurut Apa Kata Istri..!
  4. Biarlah Semua Berjalan Apa Adanya, Berlalu Dengan Semestinya Dan Berakhir Dengan Seharusnya
  5. Buat yang Susah Nagih Utang, Ini dia Jurus Ampuh Menagih Utang, Jika yang Ditagih Selalu "Ngeles"
Di sisi lain untuk dapetin uang itu sendiri nggak mudah kan ya, kamu harus kerja keras biar bisa hidup bahagia dengan finansial yang cukup. Mulai dari bekerja sebagai penjaga toko, pegawai, penulis, dan lain sebagainya.

Cara Sukses Menabung untuk Biaya Jalan Jalan Akhir Tahun, Praktekkin Tips Ini yuk Asal kamu Disiplin Pasti berhasil!

Tapi terkadang walaupun udah pergi pagi pulang malam, uang kamu tetep aja nggak cukup. Jangankan untuk ditabung, untuk makan sebulan aja pas-pasan. Eitss, kamu nggak perlu khawatir. Seorang traveler asal Indonesia ini bakal membagikan tips ke kamu agar tetap bisa punya banyak uang yaitu dengan cara menabung.

Cuss, langsung aja kita intip tipsnya,

1. Menabung Dengan Besar Nominal Seperti Jumlah Minggu yang Sedang Berjalan

Cara Sukses Menabung untuk Biaya Jalan Jalan Akhir Tahun, Praktekkin Tips Ini yuk Asal kamu Disiplin Pasti berhasil!

  1. Cara Sukses Menabung untuk Biaya Jalan Jalan Akhir Tahun, Praktekkin Tips Ini yuk Asal kamu Disiplin Pasti berhasil!
  2. Duhai Para Orang tua, Setiap Anak Mempunyai Keunikan Tersendiri, Maka Jangan Bandingkan Anakmu Dengan Anak Orang Lain
  3. Gali Tanah Untuk Buat Pondasi Rumah, Pria ini Malah Temukan Emas Seberat 650 Kilogram, Auto Jadi Kaya
  4. Hai Suami Jangan Jadikan Kekurangan Istrimu Sebagai Alasan untuk Berpindah ke Lain Hati, Sudah Menjadi Tugasmu untuk Menjadikannya Lebih Sempurna
  5. Hei Lelaki Sebaik Apapun Mantanmu Tentu Lebih Baik Istrimu, Sebab Dialah Pasangan Halalmu! - New!

Nah, maksudnya itu adalah uang yang kamu tabung sesuai dengan jumlah minggu. Misalnya, di minggu pertama kamu menabung sebesar Rp. 1000. Kalau kita lihat di kalender, minggu pertama ada tiga hari yaitu tanggal 1 sampai dengan tanggal 3. Sehingga di minggu pertama, jumlah tabungan kamu yang terkumpul adalah Rp. 3000.

Kemudian di minggu kedua kamu harus menabung sebanyak Rp. 2000 per harinya selama tujuh hari (karena di minggu kedua ada tujuh hari). Nah jadinya di minggu kedua kamu udah bisa menabung sebesar Rp. 14.000, terus ditambahin dengan tabungan di minggu pertama sebesar Rp. 3000, berarti totalnya Rp. 17.000.

Dan begitulah seterusnya sampai minggu ke-53. Hasilnya? Fantastis! Kamu nggak bakal nyangka kalau total tabungan kamu selama setahun ini hampir menyentuh angka 10 juta. Duh, mendadak jadi jutawan, nih!

2. Menabung Sesuai Dengan Tanggal Perbulannya

Cara Sukses Menabung untuk Biaya Jalan Jalan Akhir Tahun, Praktekkin Tips Ini yuk Asal kamu Disiplin Pasti berhasil!

Maksud dari tips yang kedua ini adalah misalnya, kamu di tanggal 1 kamu menanbung sebanyak Rp. 1000. Lalu di tanggal 2, menabung sebanyak Rp. 2000, dan begitu seterusnya sampai akhir bulan. Nggak bakal kerasa kan kalau ternyata sebulan kamu udah ngumpulin 6 juta kurang sedikit? Nah kalau mau kamu terusin sampai akhir tahun, hitung sendiri lah ya totalnya kira-kira berapa.

Itu dia 2 tips sederhana untuk menabung yang bakal bikin kamu jadi punya simpanan. Intinya yang harus diingat adalah kamu harus punya niat untuk menabung setiap harinya secara konsisten dan bener-bener dilakuin, itu aja sih. Tambahan lagi, anggap aja tabunganmu nggak pernah ada, jadi uang di tabungan bakal tetep utuh nggak kamu lirik-lirik.

Kayak kata pepatah nih “sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit”. Yuk, mulai menabung dari sekarang!

Sumber : gadisransel net

Kehidupan tidak selama nya berjalan mulus. Terkadang dalam menjalani kehidupan banyak cobaan yang harus kita hadapi salah satunya kebutuhan ekonomi untuk bertahan menjalani sebuah kehidupan.
  1. Inilah yang harus dilakukan para Istri Jika suami "Tertangkap Basah" Selingkuh dengan Pelakor
  2. Jangan Pelit dan Perhitungan untuk Berbagi kepada Sesama Karena Orang yang Pelit dan Terlalu Perhitungan Hidupnya Tidak Akan bahagia
  3. Jangan Pernah Merasa Malu Terlihat Miskin, Malulah Saat Pura-Pura Kaya, Share Jika Setuju!
  4. Jangan Sembarang Curhat kepada Lawan Jenis Karena bisa menimbulkan benih benih Perselingkuhan
  5. Jangan Suka Menebar Aib Orang Lain, Ingatlah Bagaimana Bila Aibmu Juga Orang Lain Sebarkan Pada Yang Lainnya
Buat yang sudah berumah tangga himpitan ekonomi mungkin terbilang masalah klasik. Namun sampai saat ini masalah tersebut benar-benar membuat efek dahsyat.

Sebagai istri Anda pernahkah berutang tanpa sepengetahuan suami? Misalnya kredit panci, kredit baju, kredit tas, atau benar-benar berutang uang pada orang lain tanpa diketahui suami? Sebenarnya, bolehkah seorang istri berutang tanpa sepengetahuan suaminya?

 Bolehkah Istri berhutang tanpa Sepengetahuan Suami? Ini Hukumnya dalam Islam

Mengutip cantique-plus.blogspot.co.id, jawabannya bisa bervariasi tergantung kondisi, misalnya berapa besar uang yang dipinjam, dan untuk keperluan apa sang istri berutang. Selain itu, perlu juga diperhatikan apakah ketika berutang sang istri mempergunakan barang sebagai jaminan? Jika ya, barang milik siapakah yang dipergunakan sebagai jaminan?
  1. Jika Jodoh Adalah Tulang Rusukmu, Maka Mantan Adalah Tulang Belulang
  2. Jika sudah menikah walaupun nyaman tinggal Rumah Mertua, Masih Enakan di Kontrakan Berdua, Meski Hidup Seadaanya Setuju?
  3. Kalau Istri Demam Karena Kelelahan Jangan Buru Buru Kasih Obat, Rupanya Allah Sudah Kasih Petunjuk Sembuh Melalui Tangan Suami
  4. Orang Jahat Bukan Terlahir Dari Orang Baik yang Selalu Disakiti, Tapi Dari Orang yang Tak Mampu Melawan Bisikan Setan di Dalam Hatinya
  5. Orang Ketiga Itu Pasti Ada, Dia Akan Menjadi Alat Penguji Apakah Kita Mampu Setia Atau tidak
Jika jumlah utang cukup kecil dan masih bisa ditangani sendiri oleh istri, misal hanya sekadar utang sayur-mayur, utang baju yang bisa dicicil bulanan, atau utang peralatan dapur yang murah meriah, mungkin tak perlu memberitahu suami pun tak masalah, apalagi jika karakter suami tak mau ribet dengan urusan sepele.

Ini Dosa dan Bahayanya Jika Istri Berhutang Tanpa Sepengetahuan Suamimu

Akan tetapi jika jumlah utang mencapai angka yang cukup signifikan, apalagi sampai harus menjaminkan sesuatu, misalnya surat tanah, BPKB kendaraan, dan barang tersebut adalah aset milik suami atau milik bersama antara suami istri, maka sudah sepatutnya istri meminta izin terlebih dahulu pada suami ketika hendak mengagunkan aset tersebut.

Bagaimana pun jika terjadi sesuatu yang membuat istri tak bisa melunasi utang, bisa dipastikan suami akan turut bertanggungjawab terhadap utang yang dimiliki sang istri.

Oleh karena itu, untuk para istri, camkanlah bahwa sangat penting menjaga diri dari jeratan utang! Apalagi saat ini utang bukan hanya untuk kebutuhan riil melainkan sudah dijadikan gaya hidup.

Tak hanya dalam membeli kendaraan ataupun rumah, bahkan segala jenis barang pun bisa dicicil, mulai dari gadget, make up, dan lainnya.

Hal ini tampak sepele, namun sebenarnya amat berbahaya karena jika utang sudah menjadi gaya hidup, akan merasuk sebagai karakter diri yang bersifat boros atau mubazir. Na’udzubillah min dzalik.

Dan apa dosa yang akan Anda tanggung, tentunya adalah berbagai jenis riba. Meskipun ada hutang yang tak mengandung unsur riba, tapi menghindarinya adalah sangat baik, agar kita tak terjerumus dalam dosa besar tersebut.

Dan bagaimana tentang utang istri ini, apakah suami wajib melunasinya,

Sebenarnya, bolehkah seorang istri berutang tanpa sepengetahuan suaminya?
Apakah suami istri menanggung utang istri?

Kembali ke pertanyaan, apakah utang termasuk bagian dari nafkah?

Mengutip konsultasisyariah, kita simak batasan nafkah,

Dalam hadis dari Muawiyah bin Haidah radhiyallahu ‘anhu, beliau bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

‘Ya Rasulullah, apa hak istri yang menjadi tanggung jawab kami?’

Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ وَتَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ أَوْ اكْتَسَبْتَ وَلَا تَضْرِبْ الْوَجْهَ وَلَا تُقَبِّحْ وَلَا تَهْجُرْ إِلَّا فِي الْبَيْتِ

“Engkau memberinya makan apabila engkau makan, memberinya pakaian apabila engkau berpakaian, janganlah engkau memukul wajah, jangan engkau menjelek-jelekkannya (dengan perkataan atau cacian), dan jangan engkau tinggalkan kecuali di dalam rumah.” (HR. Ahmad 20013, Abu Daud 2142, dan dihasankan Syuaib al-Arnauth).

Dalam Fatawa Islam ditegaskan,

والنفقة تشمل : الطعام والشراب والملبس والمسكن ، وسائر ما تحتاج إليه الزوجة لإقامة مهجتها ، وقوام بدنها

Nafkah mencakup: makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, dan segala sarana yang menjadi kebutuhan istri untuk hidup dengan layak. (Fatawa Islam no. 3054).

Berdasarkan pengertian di atas, utang istri bisa kita bagi menjadi 2:

[1] Utang karena untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan anak-anaknya

Misalnya, suami selama berbulan-bulan tidak memberikan nafkah kepada istrinya, kemudian sang istri berutang untuk bisa mendapatkan makanan. Dalam posisi ini, suami wajib menanggung utang istrinya. Karena hakekatnya utang itu disebabkan suaminya yang tidak mencukupi kebutuhan istrinya.

[2] Utang di luar kebutuhan hidup

Misalnya istri berutanng untuk menambah perabotan, untuk menambah koleksi baju, koleksi perhiasan, koleksi…koleksi…

Apakah utang ini masuk bagian nafkah?

Utang semacam ini bukan termasuk bagian nafkah, sehingga suami tidak wajib melunasinya.

Dalam Fatawa Syabakah Islamiyah dinyatakan,

فلا يجب على الزوج قضاء دين زوجته، إلا أن يتبرع بذلك إحسانا إليها، طالما كان دينها خاصا بها، ولم يكن بسبب إهماله في النفقة الواجبة عليه شرعا

Suami tidak wajib melunasi utang istrinya, kecuali jika suami berbaik hati memberikan santunan untuk istrinya. Selama utang itu terkait pribadi istrinya semata, dan tidak disebabkan sikap suami yang menelantarkan istrinya dalam memberikan nafkah wajib. (Fatwa Syabakah Islamiyah, no. 295159)

Allahu a’lam. Semoga mencerahkan.

Buat semua suami...

Terutama suami yang pelit berikan uang belanja dan make up buat istri....

Suami adalah tulang punggung keluarga. Ia berkewajiban untuk memberi nafkah pada istri dan anak-anaknya. Namu tak jarang ada suami yang malah irit banget saat memberikan uang pada anak dan istrinya.
  1. Para Istri Harus Paham nih Tips Menjaga Suami dari Godaan Wanita Pelakor di Sosial Media
  2. Para Suami Percayalah Istrimu itu tidak kalah cantik dari artis asal ada biaya perawatan khusus bukan dari uang sisa belanja dapur
  3. Pernah Mimpi tentang Mantan Kekasih? Ini nih Artinya Ternyata Itu Merupakan Pertanda Baik
  4. Rumah Tangga Tanpa Pertengkaran Itu Tandanya Tidak Ada Cinta Dalam Keluarga - New!
  5. Sama Wanita Lain bisa Lembut dan Perhatian Giliran sama Istri Sendiri Malah Datar dan Kasar! Jangan begini ya Para Suami
  Hei Suami Jangan Takut Duitmu Habis Bila Diberikan Pada Istri Anak, Karena yang Akan Terjadi Justru Sebaliknya

Padahal, uang yang diberikan pada istri dan anak-anak itu sedekah yang paling utama. Selain itu ada pula yang mengatakan bahwa sedekah itu adalah jalan untuk memperlancar rejeki.

Maka para suami jangan takut duitnya habis bila diberikan untuk istri dan anak, karena bisa jadi hal itu malah bisa melancarkan rejeki sebagaimana dikutip sekteviral.fun

Ketahui Pahala Untuk Suami Tiap Kali Beri Nafkah Istri

Ketika memutuskan menikah, maka seorang pria harus siap dengan tanggung jawab untuk memberikan nafkah kepada istrinya. Mereka berkewajiban memastikan kebutuhan wanita yang dinikahinya ini tercukupi dengan jalan bekerja keras setiap hari.

Hal ini terkadang menjadi salah satu momok menakutkan ketika pria akan mengambil keputusan untuk berkeluarga.

Pengalaman susahnya mengatur hidup sendiri, membuat pria berpikir berulang kali untuk hidup berdua. Terlebih jika sudah memiliki momongan, maka tanggungjawab akan semakin besar.

Namun jika mengacu pada ajaran Islam, memberi nafkah istri tidak sekedar memastikan bahwa mereka bisa makan dan melanjutkan hidup saja.
  1. Sehebat-hebatnya Pria Berbohong, Feeling Seorang Wanita Lebih Kuat, Makanya Akhirnya Sering Ketahuan
  2. Sengaja Menunda Bayar Hutang padahal Mampu Bagaimana Hukumnya?
  3. Seperti Mimpi, Wanita ini Ceritakan Suaminya Meninggal Dalam Tidur. ‘Tiga hembusan nafas terakhirnya waktu Malaikat Izrail mencabut nyawanya’
  4. Seseorang Bisa Meniru Usahamu, Tapi Mereka Tak Bisa Meniru Rezekimu
  5. Suami Harus tau Mungkin Inilah Penyebab Kenapa Istri Suka Marah Marah kayak Macan kalau lagi di Rumah!

Lebih dari itu, tindakan ini merupakan sebuah ibadah dan memiliki pahala yang amat besar. Setiap kali memberikan istri nafkah, maka suami akan memperoleh pahala. Seperti apa? Berikut ulasannya.

Memberi nafkah istri adalah wajib. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Muslim:

“Bertaqwalah kalian dalam masalah wanita. Sesungguhnya mereka ibarat tawanan di sisi kalian. Kalian ambil mereka dengan amanah Allah dan kalian halalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah. Mereka memiliki hak untuk mendapatkan rezki dan pakaian dari kalian”. (HR Muslim)

Pahala ketika memberi nafkah kepada istri lebih besar jika dibandingkan pahala saat memberikan harta untuk perjuangan agama Islam. Rasulullah SAW bersabda bahwa,

“Satu dinar yang engkau belanjakan untuk perang di jalan Allah SWT dan satu dinar yang engkau belanjakan untuk istrimu, maka yang paling besar pahalanya ialah apa yang engkau berikan kepada istrimu.” (HR. Bukhari-Muslim)

Dari segala jenis sedekah, ternyata yang memiliki pahala paling besar adalah memberi nafkah keluarga. Mulai dari infak di jalan Allah, membebaskan budak, sedekah orang miskin, maka yang dijanjikan pahala paling besar adalah saat memberikan untuk keluarga.

“Dinar yang engkau infakkan di jalan Allah, dinar yang engkau infakkan untuk membebaskan budak, dinar yang engkau sedekahkan kepada orang miskin, dan dinar yang engkau nafkahkan kepada keluargamu, pahala yang paling besar adalah dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu” (HR Muslim, Ahmad)

Namun, dengan hal tersebut bukan serta merta istri boleh menuntut nafkah yang banyak kepada suaminya.

Akan tetapi disesuaikan dengan keadaan umum yang diterima kalangan para isteri di negeri mereka, tanpa berlebih-lebihan ataupun pelit, sesuai dengan kesanggupannya dalam keadaan mudah, susah ataupun pertengahan.

“Dan hendaklah kamu berikan suatu pemberian kepada mereka. Orang yang mampu sesuai dengan kemampuannya dan orang yang miskin sesuai dengan kemampuannya pula, yaitu pemberian menurut yang patut”. [Al Baqarah:236].

Lalu kapan seorang pria berkewajiban memberiikan nafkah kepada istri? Para ulama berpendapat, tanggungjawan memberikan nafkah kepada istri dibebankan setelah berlangsungnya ijab qabul, meskipun istri masih tinggal di rumah orangtuanya dan belum tinggal bersama suami.

Dasar pendapat mereka, diantara konsekuensi dari akad yang sah, ialah sang isteri menjadi tawanan bagi suaminya.

Dan apabila isteri menolak berpindah ke rumah suaminya tanpa ada udzur syar’i setelah suaminya memintanya, maka ia tidak berhak mendapat nafkah dikarenakan isteri telah berbuat durhaka (nusyuz) kepada suaminya dengan menolak permintaan suaminya tersebut.

Meski nantinya istri akan bekerja diluar rumah dan mendapatkan penghasilan sendiri, namun tidak membuat kewajiban suami ini hilang begitu saja.

Istri yang bekerja dengan izin suami, harus tetap diberi nafkah. Namun jika mereka bekerja tanpa mendapat izin dari suaminya, maka ia tidak berhak mendapatkan nafkah.

Dr. Umar Sulaiman Al Asyqar menjelaskan tentang alasan, mengapa isteri yang bekerja di luar rumah tanpa persetujuan suami tidak berhak tidak mendapat nafkah, ”Pendapat yang benar adalah, wanita yang bekerja tidak berhak mendapat nafkah.

Karena suami mampu mencegahnya dari bekerja dan keluar dari rumah (dengan mencukupi nafkahnya), dan (menetapnya isteri di rumah suami) merupakan hak suaminya.

Kewajiban suami memberi nafkah kepada isteri disebabkan karena status isteri yang menjadi tawanan suaminya dan ia wajib meluangkan waktunya untuk suaminya.

Jika sang isteri bekerja (tanpa izin suaminya) dan mendapatkan uang, maka sebab yang menjadikan suami wajib memberikan nafkah kepadanya telah gugur.” Ahkamuz Zawaj, hlm. 282

Meski dengan kewajiban begitu besar, masih ada saja suami yang tidak bertanggungjawab memberi nafkah istri. Atau harta yang mereka dapatkan mereka simpan tanpa sepengetahuan istri, sementara istri, harus susah payah membagi uang belanja yang tidak cukup.

Tentang suami yang bakhil ini, telah datang banyak nash yang memuat ancaman baginya. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya sebagai berikut.

“Cukuplah sebagai dosa bagi suami yang menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungannya.” HR Muslim.

Selain itu, Rasulullah juga sabda yang artinya:

“Tidaklah para hamba berada dalam waktu pagi, melainkan ada dua malaikat yang turun. Salah satu dari mereka berdoa, ‘Ya, Allah. Berikanlah kepada orang yang menafkahkan hartanya balasan yang lebih baik,’

Sedangkan malaikat yang lain berdoa, ‘Ya, Allah. Berikanlah kebinasaan kepada orang yang menahan hartanya (tidak mau menafkahkannya)’.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Dengan pahala yang demikian besar serta ancaman yang tidak main-main, seharusnya membuat para suami berpikir ulang untuk tidak menafkahi istri atau bersikap pelit kepada mereka.

Karena sebenarnya, istri lah salah satu sebab Allah melancarkan rezeki suami. Karena dalam rezeki yang Allah beri kepada suami, selalu ada doa sang istri.

Kenapa hutang kita harus ditagih? Islam mengajarkan, orang yang berhutang memang harus diingatkan. Karena itu menagih hutang adalah termasuk ibadah. Terkadang ada orang yang bukannya tidak mau membayar utang, tapi dia hanya lupa. Ya, orang yang berutang kadang lupa, tapi orang yang dipinjami selalu ingat.
  1. Jika Jodoh Adalah Tulang Rusukmu, Maka Mantan Adalah Tulang Belulang
  2. Jika sudah menikah walaupun nyaman tinggal Rumah Mertua, Masih Enakan di Kontrakan Berdua, Meski Hidup Seadaanya Setuju?
  3. Kalau Istri Demam Karena Kelelahan Jangan Buru Buru Kasih Obat, Rupanya Allah Sudah Kasih Petunjuk Sembuh Melalui Tangan Suami
  4. Orang Jahat Bukan Terlahir Dari Orang Baik yang Selalu Disakiti, Tapi Dari Orang yang Tak Mampu Melawan Bisikan Setan di Dalam Hatinya
  5. Orang Ketiga Itu Pasti Ada, Dia Akan Menjadi Alat Penguji Apakah Kita Mampu Setia Atau tidak
  6. Para Istri Harus Paham nih Tips Menjaga Suami dari Godaan Wanita Pelakor di Sosial Media
  7. Para Suami Percayalah Istrimu itu tidak kalah cantik dari artis asal ada biaya perawatan khusus bukan dari uang sisa belanja dapur

Perhatikan tiga keterangan berikut ini:

Buat yang Susah Nagih Utang, Ini dia Jurus Ampuh Menagih Utang, Jika yang Ditagih Selalu "Ngeles"

“Barangsiapa yang ruhnya terpisah dari jasadnya dan dia terbebas dari tiga hal: sombong, ghulul (khianat), dan hutang, maka dia akan masuk surga.” (H.R. Ibnu Majah)

“Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (H.R. Ibnu Majah)

“Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.” (H.R. Ibnu Majah)

Perkara yang berutang marah ketika ditagih, Anda doakan saja agar dia segera diberi hidayah untuk menyadari kesalahannya. Tidak usah dijauhi karena bagaimana pun juga kita diperintahkan untuk menjalin silaturahmi dengan semua orang.

Nah, bagaimana tips elegan dalam menagih hutang?

Berikut caranya dikutip dari hipwee,

1. “Astaga, aku lupa ke ATM. Bayarin dulu ya!” Ketika kalian belanja atau makan bersama, sering-sering saja minta dibayarin dia.

Cara menagih hutang seperti ini halus dan gak kerasa sama. Sengaja setiap mau jalan bareng kamu nggak bawa uang banyak biar ada alasan bergantung ke dia, plus dia juga ga bisa nebeng bayarin kamu lagi. Kalau dia protes ingetin seperti ini (contoh):

“Lha kan tempo hari makan steak udah pake uangku! Kalau kamu bayarin kali ini, hutangmu aku potong seharga sate ini deh.”

2. Kalau lagi jalan bareng, rajin-rajin aja bilang pengen sesuatu disambung dengan kalimat “… tapi lagi nggak punya uang” disertai wajah sedih.

“Pengen sih… pengen banget… tapi nggak ada duitnya.”
Setelah itu, jangan lupa pasang wajah sendu sambil menghela nafas. Pandangan mata nanar ke arah cakrawala. Oh iya, sebagai bumbu penutup, kalau sempat ucapkan juga:

“Yah, kurealisasikan ini habis kamu bayar hutang ke aku deh…”

3. Saat tanggal muda atau musim gajian dan dia terlihat senang, langsung sapa dengan “Cieee baru gajian, banyak duit nih.”

Jangan langsung tagih dia dengan garang kalau dia habis gajian, nanti kamu lebih mirip debt collector daripada seorang teman. Cara menagih hutang kamu harus lebih subtle lagi. Mending kamu passive aggressive aja, berniat muji tapi dengan nada agak memancing gitu deh.
“Ada yang habis gajian nih! Asik… Gantian bagi duit dong sini!”

Setiap ketemu coba kamu selalu cerita soal kisah-kisah azab yang menimpa para tukang ngutang yang suka males bayar. Perut membengkak padahal udah diet lah; jenazah terbang dan meledak di udara kaya petasan lah; susah dikubur karena kavling tanahnya abis lah…

4. Utarakan niat kamu yang hendak bayar zakat atau memberi sumbangan amal… Tapi pakai uang yang dia pinjam!

Tapi kalau dibayar sama dia, beneran buat sedekah ya… 

Masa dia tega menolak permintaan yang berkaitan dengan kebaikan dan amal soleh seperti ini? Tapi kalau akhirnya hutang itu beneran dibayar jangan lupa benar-benar kamu sumbangkan ya uangnya

5. Kalau kamu kenal keluarganya coba ancam halus aja “Kamu masih nggak bisa bayar juga? Nggak apa-apa, aku minta gantinya langsung ke mamamu aja ya!”

Kalau kenal ortunya, coba saja tawarkan opsi “aku minta sama oom/tante aja ya?” via hipwee.com

Cara menagih hutang yang ini bisa kamu pakai kalau hubungan pertemanan kalian sudah dekat banget sampai kamu tahu atau kenal sama orang tuanya dia. Bilang aja kalau kamu akan minta bayarannya langsung ke mamah-papahnya aja. Soalnya ‘kan dia susah banget dimintain bayaran, alasan dan ngeles terus kerjaannya. Jadi pakai aja jurus “Aku laporin mamahmu lho!” tapi versi halus nan polos gitu deh.

Lihat reaksi dia, kelabakan nggak?

6. Kalau setelah segala cara di atas dia masih susah ditagih juga, gantian pinjam uang dari dia aja. Kali-kali malah lebih gampang.

Ada lho orang kaya gini. A-D-A! Jadi kalau ditagih hutang dia muter-muter jawabannya dan ogah-ogahan banget. Tapi kalau giliran dia dipinjamin duit orangnya royal banget. Lucu yah? Yaudah, bedanya kamu ‘minjem’ duit dari dia tapi nggak dibalik-balikin. Nanti kalau dia nagih bilang aja “Utangku ke kamu dipotong pake hutangmu ke aku yah… impas kan.” Nah lho, nyaho gak dia?

7. Terakhir… Sindir dia pakai artikel ini aja dengan cara share di Facebook dan Twitter kamu! Siapa tahu habis dia baca terus nyadar!

Langkah pamungkas, kalau cara-cara menagih hutang di atas kamu rasa masih kurang ‘greng’, coba deh share artikel ini. Gampang banget gak ada semenit, tinggal klik tombol biru tua dan biru muda di atas. Siapa tahu dia lagi online trus baca dan hatinya terketuk dan terpekur. Lalu tersadar dan segera mendapat petunjuk untuk membayar hutangnya ke kamu. Amin!
  1. Pernah Mimpi tentang Mantan Kekasih? Ini nih Artinya Ternyata Itu Merupakan Pertanda Baik
  2. Rumah Tangga Tanpa Pertengkaran Itu Tandanya Tidak Ada Cinta Dalam Keluarga - New!
  3. Sama Wanita Lain bisa Lembut dan Perhatian Giliran sama Istri Sendiri Malah Datar dan Kasar! Jangan begini ya Para Suami
  4. Sehebat-hebatnya Pria Berbohong, Feeling Seorang Wanita Lebih Kuat, Makanya Akhirnya Sering Ketahuan
Bagaimana menurutmu, ada cara menagih hutang ideal yang kamu rasa pas nggak buat mengatasi temen yang doyan ngutang tapi gak doyan bayarnya? Nggak ada salahnya kalau untuk kali selanjutnya kamu membuat perjanjian yang jelas dengan temanmu yang suka ngutang tentang kapan dia akan membayarnya, daripada lupa atau ngeles melulu? Buat yang sudah dihutangi dan belum balik-balik duitnya, jangan patah semangat dalam memperjuangkan uangmu yang dipinjam ya!

Diberdayakan oleh Blogger.