Mau Dilegalkan, Mayoritas Warga Thailand Tolak Kasino dan Judi Online

Artikel Mau Dilegalkan, Mayoritas Warga Thailand Tolak Kasino dan Judi Online di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca
Foto ilustrasi. (Dok. Pexels)

JAKARTA - Pariwisata adalah salah satu sektor utama di Thailand. Dengan jutaan turis asing yang datang setiap tahun, warga Thailand terbiasa berinteraksi dengan orang dari berbagai latar belakang budaya.

Pada bulan ini demi memaksimalkan potensi pendapatan negara dan juga pariwisata ada wacana pemerintah Thailand untuk melegalkan kasino dan perjudian online. Ternyata, apa yang diwacanakan ini tak berjalan mulus. Mayoritas warga Thailand menentang rencana pemerintah untuk melegalkan keduanya.

Melansir Reuters, Minggu, 26 Jnauari, penolakan ini berdasar survei yang dilakukan oleh National Institute of Development Administration pada Senin dan Selasa lalu menemukan bahwa 69 persen responden menentang perjudian online dan 59 persen tidak setuju dengan kompleks hiburan yang dilengkapi kasino. Hanya 29 persen yang mendukung kedua hal tersebut.

Pemerintah Thailand pada awal tahun ini menyetujui rancangan undang-undang yang mengizinkan keberadaan kasino di kompleks hiburan dan perjudian online. Saat ini, perjudian yang legal di Thailand hanya terbatas pada pacuan kuda yang dikelola negara dan lotere. Namun, taruhan sepak bola dan perjudian ilegal serta lotere ilegal sangat marak di negara ini, dengan jumlah uang yang dipertaruhkan sangat besar.

Sementara, negara-negara tetangga seperti Kamboja, Singapura, Filipina, Laos, dan Myanmar memiliki kompleks kasino yang besar. Pemerintah Thailand berpendapat bahwa negara ini kehilangan potensi pendapatan dan pariwisata yang signifikan.

Salah satu pendukung utama legalisasi perjudian adalah mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, ayah dari Perdana Menteri saat ini, Paetongtarn Shinawatra. Thaksin mengatakan pada bulan ini bahwa legalisasi dapat menghasilkan pendapatan hingga 100 miliar baht atau sekitar Rp48 triliun lebih per tahun bagi pemerintah.

Terimakasih sudah membaca artikel Mau Dilegalkan, Mayoritas Warga Thailand Tolak Kasino dan Judi Online Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.