Uni Eropa Ingin Negosiasi dengan AS Hindari Tarif Impor Trump

Artikel Uni Eropa Ingin Negosiasi dengan AS Hindari Tarif Impor Trump di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca
Kepala Perdagangan Komisi Eropa Maros Sefcovic/FOTO via Instagram @maros.sefcovic

JAKARTA - Uni Eropa ingin segera terlibat pembicaraan dengan Amerika Serikat mengenai tarif yang direncanakan Presiden Donald Trump,

Hal ini disampaikan Kepala Perdagangan Komisi Eropa Maros Sefcovic. Sementara pemimpin Komisi Eropa Ursula von der Leyen menekankan blok tersebut akan melindungi kepentingannya dalam negosiasi.

Sefcovic yang berbicara sebelum pertemuan para menteri UE untuk membahas perdagangan dan daya saing UE, mengatakan dia menginginkan "keterlibatan dini" dan sedang menunggu konfirmasi penunjukan Menteri Perdagangan, pemodal Howard Lutnick, yang dipilih Trump.

“Kami siap untuk segera terlibat dan kami berharap melalui keterlibatan awal ini, kami dapat menghindari tindakan-tindakan yang akan menimbulkan banyak gangguan terhadap hubungan perdagangan dan investasi paling penting,” katanya kepada wartawan dilansir Reuters, Senin, 4 Februari.

Von der Leyen, presiden Komisi Eropa, mengatakan prioritas pertama eksekutif UE adalah bekerja di banyak bidang di mana kepentingan UE dan AS bertemu, seperti rantai pasokan penting dan teknologi baru.

Dalam pidatonya di Brussel, dia mengatakan UE siap melakukan negosiasi alot untuk mengatasi keluhan dan menetapkan landasan bagi kemitraan yang lebih kuat.

“Kami akan terbuka dan pragmatis dalam cara mencapai hal tersebut. Namun kami juga akan memperjelas bahwa kami akan selalu melindungi kepentingan kami – bagaimana pun dan kapan pun diperlukan,” kata Von der Leyen.

Para pejabat Uni Eropa mengatakan sejauh ini kontak dengan pemerintahan Trump masih terbatas, dan mereka mencatat orang-orang yang dipilih oleh Trump untuk menduduki jabatan-jabatan penting tidak dapat berbicara dengan rekan-rekan asingnya sampai posisi mereka telah dikonfirmasi.

Von der Leyen dan Trump belum berkmunikasi sejak pelantikan Trump.

Pertemuan UE di Warsawa dimulai hanya beberapa jam setelah tarif tambahan AS sebesar 10% terhadap barang-barang China mulai berlaku, sehingga mendorong Tiongkok untuk membalas.

Kanada dan Meksiko juga akan mengenakan tarif AS sebesar 25% pada Selasa, namun masing-masing mendapatkan jeda selama 30 hari.

Trump mengatakan Uni Eropa adalah negara berikutnya. Dia berulang kali mengeluhkan defisit perdagangan AS dengan 27 negara Uni Eropa.

Sefcovic mengatakan defisit, termasuk perdagangan jasa, berjumlah sekitar 50 miliar euro, atau sekitar 3% dari keseluruhan defisit tahunan UE-AS. perdagangan sebesar 1,5 triliun euro, sementara 4 juta pekerjaan di kedua sisi Atlantik bergantung pada hubungan perdagangan terbuka ini.

“Kami yakin melalui keterlibatan dan diskusi yang konstruktif, kami dapat menyelesaikan masalah ini,” katanya.

Sefcovic tidak membahas bagaimana blok tersebut akan bernegosiasi, namun beberapa menteri memberikan saran mengenai pendekatan UE.

 

 

Menteri Luar Negeri Luksemburg Xavier Bettel, yang menjabat perdana menteri pada masa jabatan pertama Trump, mengatakan UE perlu bersatu dan kuat serta tidak memulai negosiasi dengan konsesi.

“Ini bukan pasar Marrakesh,” katanya.

"Kami tidak menawarkan. Kami mendengarkan, kami bertukar pikiran, kami mengatakan sesuatu. Kami tidak menawarkan,” imbuhnya.

Terimakasih sudah membaca artikel Uni Eropa Ingin Negosiasi dengan AS Hindari Tarif Impor Trump Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.