Warga Gaza Bersumpah Tak akan Tinggalkan Tanah Mereka: Trump Bisa Masuk Neraka dengan Idenya

Artikel Warga Gaza Bersumpah Tak akan Tinggalkan Tanah Mereka: Trump Bisa Masuk Neraka dengan Idenya di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca
Kondisi Gaza/DOK WHO

JAKARTA - Warga Gaza mengkritik rencana Presiden AS Donald Trump mengambil alih Jalur Gaza dan memukimkan kembali warga Palestina di tempat lain.

Mereka bersumpah untuk tidak pernah meninggalkan reruntuhan rumah mereka di daerah pesisir pantai yang ingin diubah Trump menjadi "Riviera Timur Tengah".

"Trump bisa masuk neraka, dengan ide-idenya, dengan uangnya, dan dengan keyakinannya. Kita tidak akan kemana-mana. Kita bukan sebagian dari asetnya," kata Samir Abu Basel di Kota Gaza dilansir Reuters, Rabu, 5 Februari.

"Jika dia ingin menyelesaikan konflik ini, dia harus menerima orang-orang Israel dan menempatkan mereka di salah satu negara bagian (di Amerika). Mereka adalah orang asing, bukan orang Palestina. Kami adalah pemilik tanah ini," kata ayah lima anak, yang mengungsi dari rumahnya di dekat Jabalia di tepi utara Gaza.

Trump sebelumnya mengatakan dia membayangkan membangun resor di mana komunitas internasional dapat tinggal setelah lebih dari 15 bulan pemboman Israel menghancurkan daerah kantong kecil di pesisir pantai dan menewaskan lebih dari 47.000 orang, menurut perhitungan Palestina.

Penduduk Gaza mengatakan setelah perang dan bom gagal mengeluarkan mereka dari Gaza, Trump tidak akan berhasil melakukan hal tersebut.

“Dia berbicara dengan sangat arogan. Dia bisa menguji kita, dan segera dia akan menyadari bahwa fantasinya tidak sesuai dengan kita,” kata Abu Basel.

Ketika pertempuran berkecamuk dalam perang Gaza, warga Palestina khawatir mereka akan mengalami “Nakba” atau malapetaka lagi, yaitu saat ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal mereka dalam perang yang berujung pada berdirinya negara Israel pada tahun 1948.

 

Sekarang mereka khawatir akan terjadinya perpindahan lagi.

“Kami tidak akan meninggalkan daerah kami, kami tidak akan mengizinkan Nakba kedua. Kami telah mendidik anak-anak kami untuk mengajari mereka bahwa mereka tidak boleh meninggalkan rumah dan mereka tidak boleh mengizinkan Nakba kedua,” Um Tamer Jamal, ibu enam anak berusia 65 tahun, mengatakan kepada Reuters melalui aplikasi obrolan.

"(Trump) gila. Kami tidak meninggalkan Gaza di bawah pemboman dan kelaparan, bagaimana dia berniat mengusir kami? Kami tidak akan kemana-mana," katanya.

Terimakasih sudah membaca artikel Warga Gaza Bersumpah Tak akan Tinggalkan Tanah Mereka: Trump Bisa Masuk Neraka dengan Idenya Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.