JAKARTA – Desound, bagian dari IMS Indonesia, resmi membuka pop-up store terbarunya di Supermal Karawaci pada Kamis, 23 Oktober 2025. Kehadiran toko fisik ini menandai perjalanan Desound selama di Tangerang.
Awalnya, Desound hanya menghadirkan toko sederhana untuk memperkenalkan perangkat audionya kepada masyarakat setempat. Namun, melihat tingginya antusiasme dan minat pelanggan, Desound akhirnya mendirikan toko secara permanen.
Desound Supermal Karawaci merupakan toko pertama di Jabodetabek yang mengusung konsep The New Concept of Desound Store. Konsep ini memadukan desain modern, teknologi audio terkini, dan pengalaman berbelanja yang personal.
"Kami menyesuaikan (toko) dengan kondisi saat ini. Produk-produk atau brand-brand yang kami jual juga terus bertumbuh, terus mendatangkan brand baru," kata Regional Head Desound, Rieki Lie di acara grand opening Desound Supermal Karawaci pada Kamis, 23 Oktober.
Desound mengungkapkan bahwa penyegaran konsep tokonya ini merupakan bagian dari re-branding yang lebih luas. Selama 25 tahun berdiri, Desound menyadari bahwa pasarnya telah mengalami transisi sehingga kebutuhannya juga berubah.
Salah satu upaya Desound untuk bertahan di industri audio adalah dengan memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (AI). Rieki mengatakan bahwa grafik desain di tokonya sudah menggunakan AI.
Selain itu, Desound juga mengimplementasikan AI-nya ke produk yang mereka jual. Misalnya seperti speaker dan headphone yang sudah dilengkapi dengan fitur Siri atau Google Assistant untuk voice command.
Mengenai ekspansi, Desound berencana membuka satu gerai tambahan sebelum akhir Desember. Gerai ini akan dibuka dengan nama JBL di Agora, menjadikannya toko terakhir yang dibuka tahun ini di bawah PT. Desound Berkatindo Megah.
Dalam waktu dekat, konsep baru Desound ini juga akan diterapkan di Desound Melawai yang sedang direnovasi menjadi flagship store. Desound Melawai akan menjadi independent store dengan lima lantai, di mana lantai tiga akan mengusung konsep seperti di Karawaci.
Meskipun menyadari adanya tantangan ekonomi global, Desound tetap optimis terhadap pertumbuhan pasar audio. Rieki menyatakan bahwa, "(Desound yakin) market itu bisa kita ciptakan, bisa kita raih daya belinya."
Posting Komentar