Inggris Hadapi Ancaman Semakin Besar dari Rusia, Iran termasuk Teroris

Artikel Inggris Hadapi Ancaman Semakin Besar dari Rusia, Iran termasuk Teroris di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca
ILUSTRASI UNSPLASH/Mark Stuckey

JAKARTA - Inggris menghadapi ancaman yang meningkat dari negara-negara musuh seperti Rusia, Iran, dan China. Sementara risiko terorisme "sangat besar" dengan al-Qaeda dan ISIS yang berupaya menghasut calon penyerang.

Direktur Jenderal MI5 Ken McCallum mengatakan terdapat peningkatan 35% dalam jumlah orang yang diselidiki atas aktivitas ancaman negara.

Menurutnya, negara-negara musuh secara konsisten terjerumus ke dalam metode "buruk" yang biasa digunakan oleh teroris.

McCallum mengatakan lembaganya telah menggagalkan "serangkaian rencana pengawasan dengan niat bermusuhan" dari Rusia dan telah melacak lebih dari 20 rencana mematikan yang didukung Iran.

"Pada tahun 2025, MI5 menghadapi ancaman yang lebih besar dan beragam dari teroris dan aktor negara, daripada yang pernah saya lihat," ujarnya dalam pidato tahunannya di markas MI5 di London dilansir Reuters, Kamis, 16 Oktober.

Inggris telah berulang kali berbicara tentang tindakan permusuhan yang menurutnya dilakukan oleh Rusia, Iran, dan Tiongkok, yang semuanya membantah tuduhan yang ditujukan kepada mereka.

Awal tahun ini, enam warga Bulgaria dipenjara karena menjadi mata-mata untuk Rusia dengan melakukan pengawasan atas nama Rusia, sementara lima orang juga dihukum karena melakukan serangan pembakaran terhadap bisnis-bisnis yang terkait dengan Ukraina di London, yang menurut pejabat Inggris diperintahkan kelompok tentara bayaran Wagner Rusia.

"Bersama mitra kami di seluruh Eropa, MI5 akan terus mendeteksi mereka yang menerima perintah dari preman Rusia," kata McCallum.

"Dan kami akan terus melacak jejak mereka hingga ke pemberi perintah, yang membayangkan diri mereka anonim dan tak terlacak di balik layar. Padahal tidak,” sambung dia.

McCallum mengatakan Tiongkok bersalah atas spionase siber, memikat akademisi ke China, diam-diam mencampuri kehidupan publik Inggris, dan melecehkan para pembangkang pro-demokrasi di Inggris.

 

 

Mengenai Iran, McCallum mengatakan Teheran "dengan panik" berusaha membungkam para pengkritiknya di seluruh dunia, dan mengutip bagaimana Australia mengungkap keterlibatan Iran dalam plot antisemitisme dan otoritas Belanda telah mengungkap upaya pembunuhan yang gagal.

Ia juga mengatakan ancaman teroris terhadap Inggris tetap "besar" dengan MI5 dan kepolisian menggagalkan 19 plot serangan tahap akhir sejak awal 2020.

"Al Qaeda dan ISIS sekali lagi menjadi lebih ambisius, memanfaatkan ketidakstabilan di luar negeri untuk mendapatkan pijakan yang lebih kuat," ujarnya.

Terimakasih sudah membaca artikel Inggris Hadapi Ancaman Semakin Besar dari Rusia, Iran termasuk Teroris Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.