YOGYAKARTA - Qada dan Qadar adalah konsep iman yang berkaitan dengan ketetapan Allah SWT. Pembahasan mengenai pengertian Qada dan Qadar akan diulas pada tulisan kali ini. Qada adalah ketetapan atau keputusan Allah yang telah terjadi dan tertulis sejak azali (awal waktu), sedangkan Qadar adalah perwujudan dari ketetapan tersebut menjadi takdir yang terjadi di dunia nyata. Secara harfiah, Qada berarti "hukum" atau "ketetapan", sedangkan Qadar berarti "ukuran" atau "takdir".
Pengertian Qada dan QadarQada ialah kepastian dan Qadar adalah ketentuan. Keduanya ditetapkan oleh Allah SWT untuk seluruh makhluk-Nya. Menurut bahasa Qada memiliki beberapa arti yaitu hukum, kepastian, ketetapan, perintah, kehendak, pemberitahuan, dan penciptaan. Sedangkan menurut istilah, Qada adalah ketentuan atau ketetapan Allah SWT dari sejak zaman azali tentang segala sesuatu yang berkenaan dengan makhluk-Nya sesuai dengan iradah (kehendak-Nya), meliputi baik dan buruk , hidup dan mati, dan seterusnya.
Menurut bahasa, Qadar berarti, peraturan, dan ukuran. Sedangkan menurut istilah Qadar adalah perwujudan ketetapan (Qada) terhadap segala sesuatu yang berkenaan dengan makhluk-Nya sesuai dengan iradah (kehendak-Nya). Qadar disebut juga takdir Allah SWT yang berlaku bagi semua makhluk hidup, baik yang telah, sedang, maupun yang akan terjadi. Sejak zaman azali, ketentuan itu telah di tulis di dalam Lauhul Mahfuzh (papan tulis yang terpelihara). Jadi, semua yang akan terjadi, sedang atau sudah terjadi di dunia ini semuanya sudah diketahui oleh Allah SWT jauh sebelum hal itu sendiri terjadi.
Dalil Tentang Qada dan QadarDi dalam Al-Qur’an, beriman kepada Qada dan Qadar terdapat pada beberapa surat, di antaranya sebagai berikut:
Surat Al-Qamar ayat 49اِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنٰهُ بِقَدَرٍ
Artinya: “Sungguh, Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”
Surat At-Taubah ayat 51قُلْ لَّنْ يُّصِيْبَنَآ اِلَّا مَا كَتَبَ اللّٰهُ لَنَاۚ هُوَ مَوْلٰىنَا وَعَلَى اللّٰهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُوْنَ
Artinya: “Katakanlah (Muhammad), “Tidak ada yang menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah bertawakallah orang-orang yang beriman.”
Surat Al-Ahzab ayat 36وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَّلَا مُؤْمِنَةٍ اِذَا قَضَى اللّٰهُ وَرَسُوْلُهٗٓ اَمْرًا اَنْ يَّكُوْنَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ اَمْرِهِمْ ۗوَمَنْ يَّعْصِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا مُّبِيْنًاۗ
Artinya: “Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia telah tersesat, dengan kesesatan yang nyata.”
Hikmah Beriman Kepada Qada dan QadarBeriman kepada Qada dan Qadar memiliki banyak hikmah bagi hidup seorang muslim, di antaranya:
Ketenangan dan KetabahanBeriman kepada Qada dan Qadar memberikan ketenangan pikiran dan ketabahan hati. Dengan mengetahui bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini adalah hasil dari kehendak Allah yang Maha Bijaksana, maka akan membuat kita dapat menerima cobaan, kesulitan, dan ujian dengan ketenangan dan ketabahan. Percayalah bahwa ada hikmah di balik setiap kejadian, bahkan jika pada awalnya tidak memahaminya.
Meningkatkan Kepercayaan Kepada AllahBeriman kepada Qada dan Qadar bisa memperkuat kepercayaan kepada Allah. Segala sesuatu yang terjadi adalah bagian dari rencana Allah yang sempurna karena Dia yang memiliki pengetahuan yang lengkap tentang masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Meningkatkan Rasa SyukurBeriman kepada Qada dan Qadar akan mendorong untuk terus bersyukur dalam segala situasi. Bersyukur atas segala hal yang diberikan, baik itu kesenangan maupun penderitaan, karena kita percaya bahwa semuanya datang dari Allah SWT. Setiap nikmat dan ujian yang diberikan oleh Allah adalah bagian dari takdir-Nya.
Mengurangi Rasa Takut dan Kekhawatiran BerlebihanBeriman kepada Qada dan Qadar membantu mengurangi rasa takut dan kekhawatiran yang berlebihan dalam hidup. Percaya bahwa segala sesuatu yang akan terjadi telah ditentukan oleh Allah SWT bahwa Dia tidak memberikan cobaan yang melebihi batas kemampuan seseorang untuk menghadapinya. Keyakinan ini membantu mengurangi kecemasan yang berlebihan dan memperkuat keyakinan bahwa Allah SWT akan memberikan bantuan dan perlindungan dalam segala situasi.
Dengan mengetahui pengertian dan makna Qada dan Qadar, mudah-mudahan kita diperjalankan memiliki prasangka-prasangka yang selalu baik kepada Tuhan Maha Pemilik Semesta Alam dan selalu diberikan takdir-takdir yang terbaik oleh Allah SWT.
Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.
Posting Komentar