Batasi Visa Warga Rusia, UE: Memulai Perang Berharap Bergerak Bebas di Eropa

Artikel Batasi Visa Warga Rusia, UE: Memulai Perang Berharap Bergerak Bebas di Eropa di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca
Uni Eropa (UE). (Antoine Schibler-Unsplash)

JAKARTA - Uni Eropa (UE) pada hari Jumat 7 November menyatakan akan mulai menolak visa multi-entri bagi warga Rusia menyusul meningkatnya kekhawatiran UE setelah hampir empat tahun perang di Ukraina.

 

“Memulai perang dan berharap dapat bergerak bebas di Eropa sulit dibenarkan,” tulis Kepala Kebijakan Luar Negeri UE, Kaja Kallas, di akun X miliknya, Jumat 7 November, dikutip dari AFP.

 

“Uni Eropa memperketat aturan visa bagi warga negara Rusia di tengah gangguan dan sabotase drone yang terus berlanjut di wilayah Eropa,” sambungnya.

 

Pembatasan visa ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran atas ancaman “perang hibrida” Rusia di Uni Eropa setelah penyusupan wilayah udara dan penampakan drone yang tidak dapat dijelaskan di banyak negara.

 

UE menyatakan bahwa mulai sekarang, warga negara Rusia “harus mengajukan visa baru setiap kali mereka berencana bepergian ke Uni Eropa, yang memungkinkan pengawasan ketat dan berkala terhadap pemohon untuk mengurangi potensi risiko keamanan.”

 

Disebutkan bahwa akan ada “pengecualian untuk beberapa hal seperti jurnalis independen dan pembela hak asasi manusia” berdasarkan aturan baru tersebut.

 

 

UE telah memperketat kontrol perjalanan diplomat Rusia yang ditempatkan di 27 negara Uni Eropa dalam sanksi baru bulan lalu.

 

Negara-negara UE yang berhaluan keras telah lama mendorong pembatasan visa yang lebih ketat bagi warga Rusia biasa, dengan alasan mereka seharusnya tidak dapat bepergian bebas untuk pariwisata selama perang berkecamuk di Ukraina.

 

UE pada tahun 2022 menangguhkan perjanjian fasilitasi visa dengan Rusia dan telah menginstruksikan negara-negara anggota untuk "menurunkan prioritas" visa bagi warga Rusia.

 

UE mengatakan jumlah visa yang dikeluarkan untuk warga Rusia turun dari lebih dari empat juta sebelum perang menjadi sekitar 500.000 pada tahun 2023.

 

Namun, para diplomat UE mengatakan jumlah persetujuan telah mulai meningkat lagi.

 

Prancis, Spanyol, dan Italia, negara-negara tujuan wisata utama, termasuk di antara negara-negara yang menyediakan visa terbanyak.

 

 

Terimakasih sudah membaca artikel Batasi Visa Warga Rusia, UE: Memulai Perang Berharap Bergerak Bebas di Eropa Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.