YOGYAKARTA – Asam mefenamat obat apa? Di kalangan masyarakat awam, asam mefenamat adalah obat yang sering digunakan untuk mengatasi keluhan sakit gigi.
Meski jadi pilihan utama untuk mengobati sakit gigi, banyak yang masih belum mengetahui kegunaan dan cara kerja obat ini.
Nah, agar tidak salah indikasi, cari tahu asam mefenamat obat apa, lengkap dengan dosis, aturan pakai, dan efek sampingnya.
Asam Mefenamat Obat Apa?Menyadur laman Mayo Clinic, asam mefenamat adalah obat pereda nyeri golongan NSAID (nonsteroidal anti-inflamatory drug). Asam mefenamat dapat digunakan untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang. Obat ini juga menjadi pilihan utama untuk mengatasi nyeri haid (dismenore) dan kondisi lain sesuai dengan penilaian dokter.
Di Indonesia, asam mefenamat termasuk obat keras yang ditandai dengan logo lingkaran merah dan huruf ‘K’ hitam di tengahnya. Menandakan obat ini punya efek kuat dan hanya boleh dibeli dengan resep dokter, baik di apotek maupun fasilitas kesehatan lainnya.
Dikutip dari laman DrugBank, cara kerja asam mefenamat untuk menghilangkan rasa nyeri yakni menghambat siklooksigenase 2, yakni enzim yang memicu peradangan, nyeri, dan demam dengan mengubah asam arakidonat menjadi prostaglandin.
Jika produksi prostaglandin dihambat, rasa nyeri, kaku, kemerahan, dan perdangan yang timbul akibat cedera fisik akan mereda.
Di apotek, asam mefenamat tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, dan cairan suspensi.
Asam Mefenamat untuk Mengobati Penyakit Apa?Sebagai obat golongan NSAID atau OAINS (obat antiinflamasi nonsteroid), asam mefenamat mempunyai tiga manfaat utama, yakni:
- Penghilang nyeri (pain killer): misalnya nyeri ringan hingga sedang yang disebabkan kondisi seperti sakit kepala, sakit gigi nyeri haid, nyeri akibat trauma fisik atau cedera, nyeri otot, dan nyeri pascaoperasi.
- Antiinflamasi: mengatasi peradangan ringan hingga sedang, seperti dalam kasus radang sendi (osteoarthritis dan rematoid arthritis).
- Penurun panas: kendati jarang dipakai untuk kasus ini, asam mefenamat bisa menurunkan demam dengan cara menghambat produksi prostaglandin di hipotalamus yang berperan dalam pengaturan suhu tubuh.
Asam mefenamat biasanya digunakan untuk mengatasi nyeri pada orang dewasa dan anak-anak berusia 14 tahun ke atas.
Berikut dosis asam mefenamat pada kelompok usia tersebut berdasarkan tujuan penggunaannya:
- Mengatasi nyeri akut seperti sakit gigi atau nyeri akibat radang sendi: dosis awal 500 mg, lalu dilanjutkan dengan 250 mg tiap 6 jam, selama dibutuhkan. Lama penggunaan asam mefenamat maksimal 7 hari berturut-turut.
- Mengatasi nyeri haid: dosis awal 500 mg, kemudian dilanjutkan dengan 250 mg tiap 6 jam, selama yang diperlukan. Asam mefenamat dapat dikonsumsi sejak hari pertama haid. Durasi penggunaan asam mefenamat untuk nyeri haid biasanya tidak lebih dari 3 hari.
Asam mefenamat termasuk obat yang dapat mengiritasi asam lambung. Untuk mencegah efek sampingnya, ikuti panduan mengonsumsi asam mefenamat berikut:
- Konsumsi asam mefenamat, minimal 30 menit setelah makan. Hal ini bertujuan untuk mencegah timbulnya sakit maag.
- Jika megonsumsi asam mefenamat dalam bentuk kapsul atau tablet, telan obat secara utuh dengan air puith.
- Jika sediaan asam mefenamat yang dikonsumsi dalam bentuk suspense, kocok botol obat sebelum meminumnya. Selain itu, gunakan sendok takar yang disertakan dalam kemasan agar dosisnya akurat.
- Gunakan asam mefenamat saat ada keluhan. Segera hentikan penggunaan obat ini juga gejala nyeri atau peradangan sudah mereda.
- Jangan mengonsumsi asam mefenamat yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Khusus untuk sediaan suspensi, asam mefenamat tidak boleh digunakan lebih dari 14 hari setelah kemasan dibuka.
Demikian penjelasan asam mefenamat obat apa. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.id.
Posting Komentar