YOGYAKARTA – Augmented Reality (AR) jadi salah satu teknologi cukup berpengaruh bagi kehidupan masyarakat. Pasalnya AR mampu menyajikan dua dunia yakni realitas dan virtual secara bersamaan dan saling melengkapi. Artikel ini akan membahas informasi terkait AR, baik dari segi pengertian hingga pengaplikasiannya.
Mengenal Augmented RealityDalam buku berjudul Memahami Teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) untuk Pemula yang ditulis oleh Wahyuddin, dkk (2025) dijelaskan bahwa Augmented Reality adalah teknologi akan membantu menampilkan visual dari dunia nyata ditambah elemen digital tambahan. Elemen digital tambahan tersebut bisa berupa gambar, video, suara, atau jenis konten lainnya.
Penerapan teknologi AR dilakukan lewat gadget seperti smartphone, tablet, atau headset khusus. Dengan gadget tersebut penambahan elemen digital akan dilakukan. Gadget juga membantu mengintegrasikan antara visual realitas dan visual penambahan elemen digital.
Dalam tulisan ilmiah yang ditulis oleh Ahmad Hasni Setiawan di Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB) tahun 2021, dikatakan bahwa AR punya tiga karakteristik. Masing-masing karakteristik tersebut adalah sebagai berikut.
Perlu diketahui bahwa Augmented Reality berbeda dengan Virtual Reality. Visual yang ditampilkan oleh AR masih berpijak pada realitas sekeliling karena hanya memproyeksikan lapisan digital ke pandangan seseorang melalui gadget. Sedangkan VR diterapkan dengan cara menutup total pandangan seseorang. Artinya visual yang ditampilan lewat VR akan menghalangi realitas visual penggunanya.
Penggunaan Augmented RealityBanyak yang mengira Augmented Reality (AR) hanya untuk main game atau filter lucu di media sosial. Anggapan itu tidak salah sebenarnya, hanya saja penggunaan AR di Indonesia masih jarang ditemui. Beriku ini contoh penggunaan teknologi AR dalam kehidupan sehari-hari.
- Untuk belanja online
Dalam belanja online, AR digunakan untuk mencocokkan penampilan produk kepada pengguna. AR akan membantu pembeli menampilkan efek visual ketika mengenakan produk yang ia pakai.
- Sebagai media pembelajaran
Media pembelajaran AR membantu memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada siswa. Di negara lain, AR dimanfaatkan misalnya dalam pembelajaran ilmu kedokteran. Misalnya, siswa kedokteran bisa membedah anatomi tubuh manusia secara virtual.
Murid SD pun bisa melihat tata surya berputar di atas meja kelas mereka. Dengan adanya AR proses belajar menjadi tidak membosankan dan materi lebih mudah diingat.
- Bantuan teknis dan industri
Di dunia industri, AR meningkatkan efisiensi kerja secara drastis. Teknisi mesin tidak perlu lagi membolak-balik buku manual tebal saat melakukan perbaikan.
Dengan kacamata AR atau tablet, instruksi perbaikan bisa muncul langsung di atas mesin yang sedang diperbaiki (overlay). Hal ini mempercepat durasi kerja dan menekan risiko kesalahan manusia (human error).
Itulah informasi terkait Augmented Reality. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.
Posting Komentar