JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan kebijakan peningkatan bea masuk AS untuk negara-negara yang berbisnis dengan Iran dapat memiliki konsekuensi berbahaya bagi perdagangan internasional.
Sebelumnya pada Senin (12/1), Presiden AS Donald Trump menulis di Truth Social negara mana pun yang berbisnis dengan Iran akan dikenakan tarif 25 persen untuk setiap aktivitas bisnis yang dilakukan dengan AS.
"Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran (Ismail Baghaei)mengingatkan tentang konsekuensi berbahaya dari tindakan paksaan sepihak oleh AS terhadap sistem perdagangan internasional," kata kementerian itu dalam pernyataan dilansir ANTARA dari Sputnik, Rabu, 14 Januari.
Juru bicara itu juga menyoroti sifat ilegal dan tidak manusiawi dari sanksi ekonomi Amerika, serta kontradiksi sanksi tersebut dengan prinsip dan norma dasar yang berlaku dalam Piagam PBB dan hukum internasional, imbuh kementerian itu.
Posting Komentar