JAKARTA - Lembaga think tank independen yang berbasis di Amerika Serikat (AS) melaporkan angka kasus pembunuhan di AS dari tahun 2024-2025 mengalami penurunan sekitar 21 persen.
Dengan demikian, angka pembunuhan di AS pada 2024-2025 turun sebanyak 922 kasus dibanding kurun waktu satu tahun sebelumnya.
Laporan yang diterbitkan Council on Criminal Justice (CCJ) ini berdasarkan penelitian pada 13 kejahatan dalam 11 kategori, termasuk kasus pembunuhan didasari kasus perampasan mobil, pencurian toko, atau penganiayaan berat, dan lainnya.
Menurut CCJ, kasus pembunuhan yang didasari kejahatan narkoba mengalami sedikit peningkatan dibandingkan tahun lalu, sementara pembunuhan didasari serangan seksual tetap stabil antara tahun 2024 dan 2025.
Presiden dan CEO CCJ mengatakan peningkatan kasus kekerasan dan kejahatan di AS terjadi selama pandemi COVID-19. Namun, pada tahun 2024-2025 mengalami penurunan, dengan temuan beberapa kota di AS mencatat angka terendah dalam beberapa dekade terakhir, dengan tingkat pembunuhan secara keseluruhan turun ke level terendah dalam beberapa dekade.
“Ini adalah penurunan dramatis ke tingkat yang benar-benar mencengangkan. Saat kita merayakannya, kita juga perlu menguraikannya dan mencoba memahaminya,” kata Gelb, dikutip dari ABC News, Minggu 25 Januari.
“Tidak pernah ada satu alasan mengapa kejahatan naik atau turun,” sambungnya.
Laporan CCJ menunjukkan penurunan kasus pembunuhan di 31 dari 35 kota di AS, termasuk penurunan 40 persen atau lebih di Denver, Omaha, Nebraska, dan Washington.
Satu-satunya kota yang melaporkan peningkatan kasus pembunuhan sebanyak dua digit adalah Little Rock, Arkansas, di mana angka kasusnya meningkat sebesar 16 persen dari tahun 2024.
Gelb mengatakan penurunan angka pembunuhan sekaligus tingkat kejahatan secara luas di AS telah membuat beberapa kriminolog mempertanyakan penyebabnya, termasuk pemahaman historis tentang apa yang mendorong tren kejahatan kekerasan dan bagaimana cara melawannya.
“Kita ingin percaya bahwa faktor lokal benar-benar penting untuk angka kejahatan, bahwa itu pada dasarnya adalah masalah lingkungan dengan solusi tingkat lingkungan,” katanya.
“Sekarang kita melihat bahwa kekuatan sosial, budaya, dan ekonomi yang luas, sangat luas di tingkat nasional dapat memberikan pengaruh besar pada apa yang terjadi di tingkat lokal,” sambung Gelb.
Partai Republik mengungkapkan pengerahan pasukan Garda Nasional ke kota-kota di AS seperti New Orleans dan ibu kota negara, ditambah dengan peningkatan operasi imigrasi, berperan dalam penurunan tingkat kejahatan secara luas di AS tahun ini.
Namun, dalam laporan CCJ, kota-kota yang tidak dalam pengusaan berlebihan mobilisasi pasukan Garda Nasional atau agen federal dalam kurun waktu setahun terakhir juga mengalami penurunan kasus kejahatan diikuti kekerasan, dan kejahatan lainnya.
Di satu sisi, sejumlah Wali Kota kader Partai Demokrat mengklaim kebijakannya memiliki andil terkait penurunan angka kejahatan di AS ini.
Seorang profesor kebijakan publik dan Direktur Laboratorium Kejahatan Universitas Chicago, Jens Ludwig, menekankan bahwa banyak faktor berkontribusi pada penurunan angka kejahatan hingga pembunuhan di AS.
Ia menilai dampak itu bisa juga dari faktor peningkatan anggaran penegakan hukum di AS, atau lantaran peningkatan anggaran untuk pendidikan guna meningkatkan tingkat kelulusan.
“Fakta bahwa di setiap kota, kita melihat penurunan kejahatan di begitu banyak wilayah dan di begitu banyak kategori, berarti itu bukan dari kebijakan khusus wali kota di wilayah tertentu. Dan karena penurunan ini terjadi di banyak kota, bukan berarti wali kota mana pun adalah seorang jenius dalam memecahkan masalah ini,” kata Ludwig.
Dalam penelitiannya ini, CCJ mengumpulkan data dari departemen kepolisian dan sumber penegak hukum lainnya di AS.
Data yang dihimpun CCJ mencangkup 35 kota di AS untuk sejumlah kategori kasus kejahatan. CCJ juga menyerap data dari kota AS lainnya tetapi mengalami perbedaan definisi untuk kejahatan tertentu atau kesenjangan pelacakan.
Banyak kejahatan properti di AS dalam laporan CCJ disebutkan juga menurun, termasuk penurunan 27 persen dalam kasus pencurian kendaraan dan penurunan 10 persen kasus pencurian di toko.
Posting Komentar