JAKARTA - Tekanan darah meningkat di pagi hari merupakan hal yang alami terjadi, dan biasa disebut dengan morning surge. Kondisi ini terjadi diakibatkan oleh ritme sirkadian tubuh yang mencapai puncaknya beberapa jam setelah bangun tidur.
Faktor penyebabnya meliputi peningkatan hormon kortisol/adrenalin, kurang tidur, kurangnya kontrol obat, asupan natrium tinggi, dan stres. Tekanan darah yang tinggi di pagi jika terjadi terus-menerus dan tidak diatasi dengan baik bisa berdampak fatal.
Oleh karena itu, penting untuk dilakukan pencegahan peningkatan tekanan darah, yang bisa dimulai sejak malam hari. Seperti dengan mengonsumsi tiga minuman berikut ini sebelum tidur, yang disebut bisa membantu menurunkan tekanan darah saat bangun tidur di pagi hari.
1. Jus bit
Dikutip dari Times of India, pada Selasa, 27 Januari 2026, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jus bit setiap hari, khususnya di malam hari dapat membantu penurunan tekanan darah sistolik sebesar 7 hingga 12 mmHg, di antara orang yang menderita hipertensi.
Nitrat alami dari jus bit memungkinkan tubuh untuk menghasilan oksida nitrat melalui konversi. Efek relaksasi pembuluh darah dari oksida nitrat memungkinkan sirkulasi darah yang lebih baik, yang mengurangi kekuatan yang harus ditahan oleh arteri.
2. Teh chamomile
Faktor utama yang menyebabkan peningkatan tekanan darah pada banyak orang adalah stres. Stres dapat membuat seseorang kesulitan atau kurang tidur yang menyebabkan peningkatan tekanan darah di pagi hari.
Namun, dengan mengonsumsi teh chamomile, seseorang dapat menumbuhkan lingkungan yang damai dan tenang, yang kondusif untuk tidur nyeyak. Peningkatan kualitas tidur ini dapat memainkan peran penting untuk membantu menurunkan tingkat tekanan darah dari waktu ke waktu.
Selain itu, antioksidan alami chamomile juga dapat membantu mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan jantung. Ini berkontribusi baik pada tekanan darah yang lebih sehat.
3. Susu
Susu, tepatnya susu rendah lemak juga berfungsi sebagai minuman malam hari yang efektif untuk orang-orang yang ingin mengontrol tekanan darah mereka. Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang minum susu secara teratur mengalami tekanan darah sistolik yang lebih rendah, yang mencapai 10 mmHg di bawah konsumen non-susu.
Hal tersebut dapat terjadi karena mineral, kalsiu, kalium dan magnesium yang ada dalam susu membantu pembuluh darah rileks, sambil menjaga keseimbangan cairan yang tepat.
Posting Komentar