YOGYAKARTA - Mungkin Anda pernah bermain bola sodok atau yang umumnya disebut dengan biliard. Nah, apakah Anda menyadari ketika di awal permainan bola biliard, bola yang disusun membentuk sebuah pola?
Dari bentuk tersebut, Anda dapat melihat bahwa bola tersusun dari 5 baris dan membentuk pola segitiga, di mana baris pertama terdapat 1 bola, baris kedua terdapat 2 bola, baris ketiga terdapat 3 bola, baris keempat terdapat 4 bola, dan baris kelima terdapat 5 bola.
Lantas, bagaimana jika disusun menjadi 10 baris, kira-kira ada berapa banyak jumlah bola yang tersusun? Nah, artikel ini akan membahas tema pola bilangan persegi panjang.
Selain itu, apakah Anda tahu mengenai Amoeba? Amoeba merupakan salah satu sel yang berkembang biak dengan cara membelah diri menjadi 2. Misalkan pada awal terdapat satu Amoeba, dan setiap 15 menit Amoeba membelah diri menjadi 2, lantas berapa banyak jumlah seluruh Amoeba setelah 2 jam kemudian?
Nah, untuk mengetahui 2 pertanyaan tersebut, tentunya kita harus lebih dahulu memahami konsep atau rumus dari pola bilangan tersebut. Simak penjelasannya di bawah ini!
Pengertian Pola BilanganPola dapat kita artikan sebagai bentuk atau susunan yang tetap. Adapun bilangan mengandung makna satuan jumlah yang merujuk pada angka. Dengan demikian, pola bilangan yaitu bentuk atau susunan yang tetap pada sebuah angka.
Pola Bilangan Persegi PanjangPola bilangan persegi akan membentuk sebuah bangun datar yang kita sebut sebagai persegi. Pola bilangan persegi yaitu susunan angka yang akan membentuk bangun persegi. Contoh dari pola bilangan persegi yaitu 1,4,9, dan seterusnya.
Pola bilangan persegi mempunyai rumus sebagai berikut:
Un = n2
Namun, meskipun sama-sama persegi, tapi pola bilangan persegi dan persegi panjang memiliki bentuk yang sangat berbeda. Pola bilangan persegi panjang dapat kita lihat sebagai susunan angka yang membentuk bangun persegi panjang. Contoh dari pola bilangan persegi panjang yaitu 2,6,12, dan seterusnya.
Adapun pola bilangan persegi panjang memiliki rumus sebagai berikut:
Un = n(n + 1)
Contoh:
Jika Anda ingin menentukan suku ke-5 pola bilangan persegi panjang, Anda tinggal memasukkan ke dalam rumusnya:
n(n + 1) = 5(5 + 1) = 30.
Dengan demikian, suku ke-5 pola bilangan persegi panjang yaitu 30.
Demikian ulasan mengenai pola bilangan persegi panjang beserta contoh yang langsung untuk penerapan rumusnya. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.
Posting Komentar