YOGYAKARTA – Sudah tau cara cek BPJS aktif atau tidak via WahtsApp? Perlu diketahui, beberapa tahun belakangan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sudah menyediakan layanan WhatsApp bernama PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp).
Layanan ini dihadirkan untuk memfasilitsi peserta JKN-KIS dalam mengurus layanan administrasi tanpa perlu tatap muka atau datang ke kantor cabang,
Fungsi utama layanan WhatsApp Pandawa adalah melayani pendaftaran baru, penambahan anggota keluarga, perubahan data (NIK, alamat, faskes), pengaktifan kembali kepesertaan, pembayaran tagihan, hingga cek status kepesertaan.
Layanan ini merupakan bagian dari inovasi BPJS Kesehatan untuk meningkatkan pelayanan dan jangkauan kepada peserta, termasuk peserta PBI (penerima bantuan iuran) maupun mandiri.
Lantas, bagaimana cara cek BPJS aktif atau tidak via WhatsApp? Yuk simak informasi selengkapnya dalam artikel di bawah ini.
Cara Cek BPJS Aktif atau Tidak Via WhatsAppBerikut cara cek BPJS aktif atau tidak via WhatsApp yang bisa Anda ikuti:
- Simpan nomor resmi PANDAWA BPJS Kesehatan: +62 811-8165-165
- Buka aplikasi WhatsApp di ponsel
- Kirim pesan singkat seperti “Halo” ke nomor PANDAWA BPJS Kesehatan
- Berikutnya, chatbot akan membalas dengan beberapa pilihan layanan. Ikuti instruksi yang diberikan.
- Pilih menu “Informasi” kemudian ketuk “Cek Status Kepesertaan”.
- Masukkan NIK (nomor KTP) atau nomor kartu BPJS Kesehatan Anda
- Masukkan tanggal lahir dengan format yang benar: Tahun-Bulan-Tanggal (Misalnya: 1993-07-7-06).
- Jika sudah, sistem akan secara otomatis memberikan informasikan lengkap mengenai status kepesertaan Anda.
Selain via WhatsApp, cek status BPJS Kesehatan aktif atau tidak juga bisa dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Download atau unduh aplikasi Mobile JKN di Google Play Store atau Apple App Store
- Lakukan pendaftaran atau login menggunakan NIK?Nomor BPJS Kesehatan, password, dan masukkan kode captcha.
- Di halaman utama, cari dan pilih menu “Info Peserta”
- Aplikasi akan menampilkan profil Andam termasuk status kepesertaan BPJS (aktif/tidak aktif), kelas perawatan, hingga riwayat iuran.
Meski terkesan sepele, status kepesertaan BPJS Kesehatan perlu dicek secara berkala. Hal ini karena status kepesertaan BPJS harus aktif agar biaya perawatan bisa ditanggung sesuai ketentuan.
Lebih lanjut, status kepesertaan BPJS Kesehatan bisa menjadi non-aktif karena beberapa hal, antara lain:
- Menunggak iuran (bagi peserta mandiri).
- Resign atau PHK (bagi karyawan yang iurannya dibayarkan perusahaan) ‘data tidak padan dengan Dukcapil.
- Sudah mencapai usia tertentu (bagi anak yang masuk tanggungan orang tua).
Jika setelah dicek status kepesertaan BPJS tidak aktif, peserta dapat melakukan reaktivitasi agar dapat digunakan kembali untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Demikian informasi tentang cara cek BPJS aktif atau tidak via WhatsApp. Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di VOI.id.
Posting Komentar