Luar Biasa, Carlos Alcaraz Menjuarai Australian Open 2026 Setelah Kalahkan Djokovic  

Artikel Luar Biasa, Carlos Alcaraz Menjuarai Australian Open 2026 Setelah Kalahkan Djokovic   di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca
Carlos Alcarz menumbangkan Novak Djokovic pada partai final Australian Open 2026. (Instagram @caros.alcarazz23)

JAKARTA - Petenis tunggal putra asal Spanyol Carlos Alcaraz menjuarai Australian Open 2026 setelah mengalahkan Novak Djokovic pada partai final dengan skor 2-6, 6-2, 6-3, dan 7-5 di Melbourne, Minggu.

Dikutip dari Antara dari ATP, keberhasilan Alcaraz menumbangkan Djokovic sangperaih 24 gelar mayor, membuatnya meraih gelar pertama di turnamen Grand Slam lapangan keras Melbourne.

Kemenangan tersebut juga membuat Alcaraz(22 tahun) menjadi petenis putra termuda yang menyelesaikan Career Grand Slamatau mengangkat trofi di keempat turnamen mayor padaera tenis modern atauopen.

Pada laga tersebut, setelah set pembuka yang didominasi Djokovic dengan penampilan agresif, Alcaraz mencoba menguasai permainan daribaselineuntuk mengendalikan pertandingan final Australian Open pertamanya.

Dia mematahkan servis lawannya dua kali dalam perjalanan menuju set kedua dan tampak kembali ke performa terbaiknya di set ketiga.

Carlos Alcaraz meluapkan emosinya setelah menumbangkan Novak Djokovic di partai final Australianopen 2026. (Instaram @carlos.alcarazz23)
Carlos Alcaraz meluapkan emosinya setelah menumbangkan Novak Djokovic di partai final Australianopen 2026. (Instaram @carlos.alcarazz23)

Djokovic berjuang keras di set keempat, menangkis enambreak pointuntuk mempertahankan servisnya di gim kedua. Namun, petenis berusia 38 tahun yang tak terkalahkan dalam 10 final Australian Open sebelumnya itu tidak mampu membalas dan mempertahankan catatan sempurnanya.

Alcaraz mematahkan servis Djokovic secara telak di gim ke-12 set keempat untuk memastikan kemenangan dalam waktu tiga jam dua menit.

Alcaraz kini menjadi juara tunggal Grand Slam tujuh kali, menyamai catatan sesama mantan petenis nomor satu duniaJohn McEnroe dan Mats Wilander dalam daftar sepanjang masa.

Kemenangan petenis Spanyol itu di Melbourne melanjutkan dominasi yang telah ia dan rival beratnya, Jannik Sinner, miliki di turnamenmajordalam beberapa tahun terakhir. Mereka telah memenangi sembilan gelar Grand Slam terakhir, sejak kemenangan Djokovic di US Open 2023.

Meskipun baru saja memenangkan semifinal lima set yang melelahkan melawan juara 2024 dan 2025 Jannik Sinner pada Jumat malam (30/1), Djokovic memukul bola dengan agresif sejak gim pertama di Rod Laver Arena.

Djokovic, yang berupaya mengangkat trofi Grand Slam ke-25 untuk memecahkan rekor sepanjang masa yang dipegangnya sekaligus menjadi juara tunggal putra tertua di turnamen mayordi era tenis modern atau Open, hampir tidak melakukan kesalahan dalam penampilan set pembuka yang mengesankan.

Sama seperti saat melawan Sinner, Djokovic tampil dengan tekad untuk mendikte permainan dengan pukulanforehand-nya, dan petenis Serbia itu menciptakan tigabreak pointpertama di set tersebut pada gim keempat.

Meskipun Alcaraz tetap tenang untuk menangkis duabreak pointpertama, Djokovic menang dalam reli panjang dibaselinepadabreak pointketiga untuk mendapatkan keunggulan awal.

Alcaraz sendiri bertanding dalam semifinal terpanjang dalam sejarah Australian Open pada Jumat (30/1) melawan Alexander Zverev, dan ia menampilkan set pembuka yang datar.

Djokovic dengan piawai memanfaatkan momentumnya dengan mematahkan servis lawannya lagi di gim kedelapan untuk memenangi set di mana ia hanya kehilangan dua poin saat servis, menurut statistik ATP.

Pada set kedua, Alcaraz bangkit mematahkan servis lawannya untuk kedua kalinya di gim ketujuh dan segera menyelesaikan servisnya untuk menyamakan kedudukan.

Dominasi unggulan teratas itu berlanjut ke set ketiga. Tanpa menunjukkan tanda-tanda kelelahan dari upayanya di semifinal melawan Zverev, petenis Spanyol itu tanpa henti berlari menangkis serangan Djokovic.

Djokovic tidak meninggalkan Rod Laver Arena tanpa perlawanan. Ia menangkis enambreak pointuntuk mempertahankan servisnya di gim kedua yang panjang. Namun, ia tidak mampu mengalahkan Alcaraz pada kedudukan 5-6.

Djokovic melepaskan pukulanforehandyang terlampau panjang padamatch pointpertama Alcaraz, yang membuat petenis Spanyol itu meraih gelar.

Terimakasih sudah membaca artikel Luar Biasa, Carlos Alcaraz Menjuarai Australian Open 2026 Setelah Kalahkan Djokovic   Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.