JAKARTA - Pebalap Ducati, Francesco Bagnaia, mengungkapkan efek buruk satu tim dengan Marc Marquez. Pernyataan ini diutarakannya jelang MotoGP Malaysia 2025 akhir pekan ini.
Musim ini tampaknya tak berjalan mulus bagi Bagnaia. Setelah menjadi runner-up pada MotoGP musim lalu, Pecco--sapaan Bagnaia--malah kesulitan bersaing dalam perburuan gelar juara.
Untuk berjuang ke posisi runner-up, Bagnaia juga kesulitan bersaing dengan Alex Marquez. Di tengah situasinya yang sulit, Marc Marquez yang merupakan rekan setimnya malah tampil mengesankan dan jadi juara MotoGP 2025.
Catatan apik Marquez itu cukup memberikan tekanan metal kepada Bagnaia. Alasannya, kedua pebalap Ducati ini menggunakan motor yang sama, GP25.
"Ketika Anda memiliki rekan satu tim yang melakukan seperti yang dilakukan Marc (Marquez) disamping Anda dengan motor yang sama, itu sulit."
"Sulit melihat potensi Anda dan hal-hal luar biasa yang bisa dilakukan. Pada akhirnya, ketika situasinya kritis, kami hanya mencoba melihat hal-hal yang luar biasa," kata Francesco Bagnaia dilansir Motosan pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Bagnaia yang dua kali juara MotoGP juga mengungkapkan salah satu efek buruk memiliki rekan setim sehebat Marquez. Kehadiran The Baby Alien justru membuatnya tidak boleh merasa lemah.
"Saya bertanya-tanya banyak hal kepada diri sendiri karena saya tidak mengenali diri sendiri, saya tidak bisa mempercayai itu."
"Saya memiliki rekan satu tim yang selalu ada di sana. Jika kamu lemah, ini bisa membuatmu semakin lemah," tutur Bagnaia.
Posting Komentar