JAKARTA - Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul batal ke China dari rencana semula kunjungan pada lusa, Minggu, 26 Oktober.
“Kami menunda perjalanan tersebut ke waktu yang akan datang," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman dalam konferensi pers rutin, dilansir Reuters, Jumat, 24 Oktober.
Ditegaskan Kemlu, Jerman prihatin dengan pembatasan yang diberlakukan pada ekspor logam tanah jarang.
“Mustahil pula untuk mengatur pertemuan yang cukup untuk perjalanan itu,” sambung Kemlu.
Ia menolak mengatakan negara mana yang ikut membatalkan perjalanan tersebut.
Jerman sambung Kemlu menyesalkan perkembangan tersebut, termasuk mengingat pentingnya China sebagai negara, "yang tidak seperti negara lain yang memiliki pengaruh terhadap Rusia dalam perangnya melawan Ukraina".
Posting Komentar