Chelsea vs Sunderland: 1-2 Gol Telat Talbi Tumbangkan The Blues di Stamford Bridge!

Artikel Chelsea vs Sunderland: 1-2 Gol Telat Talbi Tumbangkan The Blues di Stamford Bridge! di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca
Chemsdine Talbi pahlawan kemenangan Sunderland (foto: x @premierleague)

JAKARTA - Chelsea harus menelan pil pahit di Stamford Bridge setelah Sunderland secara dramatis mencuri kemenangan 2-1 berkat gol menit akhir Chemsdine Talbi, Sabtu 25 Oktober. Hasil ini menjadi kemenangan pertama The Black Cats di markas Chelsea sejak 2014 dan membawa mereka melonjak ke posisi kedua klasemen sementara Premier League.

Pertandingan yang berlangsung Sabtu malam waktu Inggris itu penuh dengan drama, intensitas, dan momen menegangkan. Chelsea yang tampil tanpa bintang mudanya, Cole Palmer, tampak kesulitan menemukan kreativitas di lini depan. Palmer, yang menjadi nyawa serangan The Blues musim ini, absen karena cedera, dan kekosongan perannya terasa nyata saat tim asuhan Enzo Maresca gagal memecahkan kebuntuan menghadapi pertahanan rapat Sunderland.

Chelsea sebenarnya memulai laga dengan meyakinkan. Baru empat menit berjalan, Alejandro Garnacho membuka keunggulan lewat gol indah yang juga menjadi gol pertamanya bagi klub London Barat itu. Pemain muda asal Argentina tersebut memanfaatkan umpan silang Reece James dengan sepakan kaki kanan yang tak mampu dijangkau kiper Sunderland, Roefs.

Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Tim tamu yang kini diasuh oleh Régis Le Bris mampu bangkit dan menyamakan kedudukan di menit ke-22 melalui Wilson Isidor. Gol ini bermula dari lemparan jauh yang sempat memantul di kotak penalti sebelum disambar Isidor dengan penyelesaian klinis.

Setelah skor imbang, laga berjalan terbuka. Chelsea terus mencoba menekan lewat aksi Moisés Caicedo dan Enzo Fernández di lini tengah, sementara Sunderland mengandalkan serangan balik cepat melalui Talbi dan Le Fée. Roefs, kiper muda Sunderland, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting termasuk menggagalkan peluang emas Garnacho di menit ke-41.

Babak kedua berjalan lebih sengit. Sunderland memulai paruh kedua dengan percaya diri, membuat Chelsea frustrasi karena gagal memanfaatkan peluang. Fernández dua kali mengancam gawang Roefs, tetapi tembakannya masih bisa ditepis. Sementara itu, Maresca mencoba mengubah arah permainan dengan memasukkan Estêvão dan Andrey Santos untuk menambah kreativitas.

Di sisi lain, Sunderland menunjukkan kedisiplinan luar biasa dalam bertahan dan kesabaran menunggu momen yang tepat untuk menyerang. Beberapa kali serangan balik mereka memaksa kiper Chelsea, Robert Sánchez, bekerja keras.

Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang 1-1, petaka datang bagi Chelsea. Memasuki waktu tambahan menit ke-90+3, Sunderland melancarkan serangan balik cepat. Brian Brobbey dengan cerdik menahan bola di depan kotak penalti, lalu mengirim umpan ke Chemsdine Talbi yang tanpa ragu melepaskan tembakan mendatar ke pojok jauh gawang Sánchez. Bola meluncur mulus, dan Stamford Bridge terdiam.

Para suporter Sunderland yang datang jauh-jauh dari timur laut Inggris pun meledak dalam euforia. Talbi berlari ke arah tribun tandang, disambut pelukan rekan-rekannya. Sementara wajah para pemain Chelsea menunjukkan kekecewaan mendalam.

“Ini adalah kemenangan luar biasa untuk kami. Anak-anak bermain dengan disiplin, dan kami tahu kami bisa menciptakan peluang di akhir laga,” ujar pelatih Sunderland, Régis Le Bris, usai pertandingan. “Kemenangan di Stamford Bridge adalah sesuatu yang akan diingat oleh para pendukung kami untuk waktu yang lama.”

Sementara itu, pelatih Chelsea Enzo Maresca tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. “Kami bermain baik di beberapa bagian, tetapi kurang tajam di depan gawang. Kehilangan fokus di menit akhir membuat kami harus membayar mahal,” ujarnya.

Dengan hasil ini, Sunderland kini duduk di posisi kedua klasemen Premier League dan terus menjaga asa mengejar pemuncak klasemen. Mereka menjadi salah satu kejutan terbesar musim ini dengan performa konsisten dan gaya bermain yang solid di bawah Le Bris.

Sebaliknya, Chelsea tetap tertahan di papan tengah dan menghadapi tekanan besar untuk kembali ke jalur kemenangan. Absennya Cole Palmer semakin menegaskan betapa pentingnya peran pemain muda tersebut dalam skema permainan Maresca.

Pertandingan ini akan dikenang sebagai malam di mana Sunderland kembali menunjukkan bahwa mereka bukan lagi tim medioker, melainkan penantang serius di Premier League musim ini. Gol telat Talbi tidak hanya memberi tiga poin berharga, tetapi juga menandai babak baru dalam kisah kebangkitan The Black Cats di panggung tertinggi sepak bola Inggris

Terimakasih sudah membaca artikel Chelsea vs Sunderland: 1-2 Gol Telat Talbi Tumbangkan The Blues di Stamford Bridge! Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.