JAKARTA - Amerika Serikat melakukan pembatasan visa terhadap seorang pejabat Haiti yang dituduh mendukung geng dan organisasi kejahatan lainnya serta menghalangi pemerintah Haiti memerangi "geng teroris."
"Departemen akan mencabut semua visa yang masih berlaku yang dimiliki oleh individu ini," kata Departemen Luar Negeri (Deplu) AS tanpa mengidentifikasi pejabat yang dimaksud.
Kebijakan itu, yang pertama kali diumumkan pada Oktober 2022, memungkinkan AS untuk membatasi visa bagi individu-individu — dalam beberapa kasus, juga anggota keluarga mereka — yang dianggap membantu kelompok kejahatan di Haiti.
Dilansir ANTARA dari Anadolu, Selasa, 25 November, AS menyatakan tetap berkomitmen mendukung stabilitas Haiti dan mengharapkan kemajuan menuju pemilu yang bebas dan adil di negara itu, kata Deplu AS.
"Rakyat Haiti sudah muak dengan kekerasan geng, penghancuran, dan pertikaian politik internal," kata departemen itu.
Disebutkan juga pemerintahan Presiden Donald Trump akan meminta pertanggungjawaban mereka yang terus mengganggu stabilitas Haiti dan kawasan itu.
Posting Komentar