YOGYAKARTA – Membuat desain kemasan produk memang tidak selalu sederhana. Pemilik produk harus memikirkan banyak aspek, terutama dari sisi fungsional dan estetika. Pasalnya dua unsur tersebut mempengaruhi cara pandang konsumen terhadap produk Anda. Bagi Anda yang memiliki rencana merancang packaging, simak beberapa tips membuat desain kemasan produk yang telah kami himpun dari berbagai sumber.
Tips Membuat Desain Kemasan ProdukSalah satu tips membuat kemasan adalah menyesuaikan segala sesuatunya dengan produk. Artinya antara produk dan kemasan harus saling berkesinambungan. Berikut ini beberapa tips yang perlu diperhatikan.
Ada banyak material kemasan yang bisa dipilih seperti plastik atau kardus. Anda bisa menyesuaikan material ini sesuai kebutuhan dan kesesuaian. Misalnya, produk Anda adalah camilan. Anda bisa bereksperimen dengan kemasan standing pouch yang terbuat dari plastik. Namun jika produk Anda adalah kacamata, sepatu, Anda bisa mempertimbangkan material kardus. Atau Anda bisa mempertimbangkan salah satu dari 6 jenis kemasan makanan yang ramah lingkungan.
Fungsi dasar kemasan adalah melindungi produk dari benturan atau gangguan yang memicu kerusakan. Artinya bentuk dan ukuran harus presisi. Tidak disarankan besar ukuran kemasan 3x lipat dibanding produk.
Idealnya kemasan harus memiliki warna dominan yang sesuai dengan produk. Sebaga contoh, Anda menjual makanan pedas. Maka warna yang bisa dipilih adalah warna-warna hangat atau pedas seperti kuning, merah, orange, dan sebagainya.
Hindari warna-warna yang kurang berkesinambungan dengan produk makanan pedas seperti ungu atau merah jambu. Meski aturan ini tidak baku, namun perlu dipertimbangkan.
Kemasan produk tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, namun sebagai penyampai informasi. Untuk itu penting menambahkan nama brand dan informasi lain seperti alamat pemesanan, media sosial, dan sebagainya.
Pemilihan informasi yang perlu dicantumkan di kemasan juga harus selektif. Tidak semua informasi perlu disampaikan.
Pada beberapa produk, data legalitas perlu dicantumkan untuk mendukung citra positif produk. Data legalitas yang dimaksud misalnya bersertifikat halal, Nomor BPOM, tanggak kadaluwarsa, dan masih banyak lagi.
Anda bisa menambahkan gambar menarik di desan kemasan. Gambar akan membantu pembeli mengidentifikasi produk Anda secara cepat. Semakin menarik gambar, semakin mudah pula pasar tertarik dengan produk Anda. Contoh, Anda menggunakan gambar cabai pada produk makanan kemasan rasa pedas. Atau menambahkan bunga pada produk parfum.
Copywriting produk biasanya bersifat persuasif. Fungsinya adalah untuk mengajak pasar mencoba produk Anda. Cobalah menambahkan copywriting singkat di bagian kemasan depan seperti “Menyegarkan Tubuh Meski Seteguk” pada produk minuman dingin.
Itulah beberapa tips membuat desain kemasan produk. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.
Posting Komentar