JAKARTA - Presiden Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Annalena Baerbock, kembali menegaskan status Greenland sebagai bagian dari Denmark di tengah diskusi geopolitik baru-baru ini yang melibatkan pulau tersebut.
"Terdapat kepentingan geopolitik dan kekhawatiran keamanan, tetapi ini sama sekali tidak berarti bahwa penduduk Greenland bukan bagian dari Greenland dan bukan bagian dari warga negara Kerajaan Denmark. Dengan demikian, warga negara Uni Eropa dan anggota NATO, mereka menikmati hak kedaulatan yang sama seperti siapa pun di dunia," kata Baerbock di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos dilansir ANTARA dari Sputnik, Rabu, 21 Janari.
Greenland merupakan bagian dari Kerajaan Denmark. Namun, Presiden Donald Trump berulang kali menyatakan Greenland harus bergabung dengan AS, dengan alasan pentingnya posisi strategis pulau tersebut untuk keamanan nasional.
Menanggapi hal itu, otoritas Denmark dan Greenland telah memperingatkan Washington agar tidak merebut pulau tersebut, seraya menegaskan mereka berharap integritas teritorialnya dihormati.
Posting Komentar