Orangtua Harus Tahu! Ini Perbedaan Anak Aktif dan Hiperaktif karena ADHD

Artikel Orangtua Harus Tahu! Ini Perbedaan Anak Aktif dan Hiperaktif karena ADHD di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca
Ilustrasi (Freepik)

YOGYAKARTA - Banyak orangtua merasa kewalahan melihat anaknya seakan tanpa lelah berlari ke sana kemari. Dalam momen tertentu, anak memang bisa tampak sangat aktif, bahkan tidak bisa diam. Namun, sebagai orangtua, kadang kita khawatir apakah ini tandanya anak mengalami kondisi tertentu seperti ADHD?

Sebagian besar anak dengan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) memang sangat aktif. Namun hal itu tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa dia mengalami gangguan tersebut. Perlu diketahui, dalam beberapa kasus, anak dengan ADHD justru tidak aktif. Lalu bagaimana cara membedakan anak aktif dengan anak hiperaktif karena ADHD? Dirangkum dari Verywell Mind dan sumber lainnya, berikut pembahasannya.

Perbedaan Anak Aktif dan Hiperaktif karena ADHD

Anak aktif adalah anak yang memiliki energi tinggi dan rasa ingin tahu yang besar. Mereka senang bergerak, bermain, dan mengeksplorasi lingkungan sekitar, tetapi masih mampu mengontrol diri saat mereka harus diam dan tenang. Misalnya, mereka bisa duduk tenang saat belajar atau mendengarkan instruksi.

Sebaliknya, anak hiperaktif karena ADHD mengalami kesulitan dalam mengatur aktivitas dan impuls. Mereka kesulitan untuk duduk diam ketika mereka diharapkan untuk tenang dan memperhatikan. Perilaku ini bukan hanya terjadi sesekali, tetapi terus berulang.

Agar lebih mudah dipahami, mari kita lihat secara lebih rinci ciri-ciri yang membedakan anak hiperaktif ADHD dengan anak aktif biasa.

ADHD:

  • Tidak dapat duduk diam
  • Impulsif
  • Kesulitan mengendalikan emosi
  • Kesulitan memperhatikan

Anak Aktif Biasa:

  • Aktif
  • Selalu sibuk
  • Bisa mengelola impuls
  • Bisa memperhatikan
Cara Membantu Anak Mengelola Energi Berlebih

Baik anak Anda hiperaktif karena mengalami ADHD atau hanya memiliki energi yang tinggi, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu mereka mengelolanya dengan baik:

  • Berikan struktur yang jelas dalam keseharian mereka: Ketika anak tahu apa yang diharapkan dan kapan harus melakukannya, mereka cenderung lebih mudah mengontrol perilaku mereka.
  • Meminimalkan distraksi di sekitar anak: Lingkungan yang terlalu ramai atau penuh gangguan bisa membuat mereka semakin sulit fokus. Dengan suasana yang lebih tenang, anak dapat lebih mudah menyelesaikan tugas yang diberikan.
  • Berikan cukup ruang bagi anak untuk menyalurkan energinya: Aktivitas fisik seperti bermain di luar atau mengikuti olahraga sangat membantu menjaga keseimbangan energi.
  • Batasi konsumsi gula dan kafein: Gula dan kafein berlebih dapat memperburuk tingkat energi yang tinggi dan dapat mengganggu tidur. Membatasi zat-zat ini dapat membantu anak mengelola perilakunya dengan lebih baik.
  • Berikan pujian saat anak menunjukkan perilaku positif: Pujilah anak ketika mereka tetap fokus, giat belajar, atau menyelesaikan suatu tugas. Dukungan sederhana seperti ini bisa berdampak besar pada perkembangan mereka.
  • Demikian pembahasan perbedaan anak aktif dan hiperaktif karena ADHD. Dengan pendekatan yang tepat, lingkungan yang mendukung, serta komunikasi yang baik, anak dapat belajar mengelola energinya dengan baik. Jika diperlukan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga ahli agar anak mendapatkan dukungan terbaik sejak dini.

    Selain pembahasan perbedaan anak aktif dan hiperaktif karena ADHD, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!

    Terimakasih sudah membaca artikel Orangtua Harus Tahu! Ini Perbedaan Anak Aktif dan Hiperaktif karena ADHD Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.