JAKARTA -Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Amerika telah "memenangkan"perang dengan Iran, tetapi akan terus melanjutkan operasi militer hingga misi tersebut benar-benar selesai.
"Kami tidak akan pergi sampai pekerjaan itu selesai dan itu akan sangat cepat, akan sangat cepat,"kata Trump dalam acara diKentucky, dilansir ANTARA dari Anadolu, Kamis, 12 Maret.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak 28 Februari, ketika AS dan Israel meluncurkan serangan gabungan terhadap Iran yang menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk mantan pemimpin tertinggi IranAyatollah Ali Khamenei.
Trumpmenerangkan pihaknya telah menghancurkan58 kapal angkatan laut milik Iran. Dia juga mengatakan operasi militer tersebut sudah mencapai kesuksesan besar. Namun, Trumpimengingatkan ia lebih memilih untuk tidak menyatakan kemenangan terlalu dini.
"Kami telah menang. Saya beri tahu Anda, kami telah menang. Anda tahu, Anda tidak pernah suka mengatakan terlalu cepat Anda menang. Kami menang. Kami memenangkan taruhan, pada jam pertama;semuanya sudah berakhir,"ucapnya.
Trump kembali menegaskan AS melakukan apa yang ia sebut sebagai "darmawisata".
"Anda tahuexcursion? Kami harus melakukan perjalanan kecil untuk menyingkirkan beberapa orang jahat, sangat jahat. Itu seharusnya sudah dilakukan sejak 47 tahun lalu. Mereka telah membunuh rakyat kami,"katanya.
Dia mengatakan Iran sudah "siap".
"Mereka sangat kuat, Anda tahu. Mereka akan mencoba menguasai seluruh Timur Tengah. Mereka akan menghancurkan Israel. Mereka tidak tahu apa yang menghantam mereka, bukan? Mereka tidak tahu bahwa mereka dihantam oleh militer Amerika. Mereka tidak mengharapkan hal seperti ini," ucap Trump.
Trump menegaskan AS tidak ingin menyelesaikan operasi militer itu terlalu cepat.
"Kami tidak ingin pergi terlalu cepat, bukan? Kami harus menyelesaikan pekerjaan ini. Selama 11 hari terakhir, militer kami secara praktis telah menghancurkan Iran, negara yang keras," ujarnya.
Posting Komentar