JAKARTA - Pengamat Hubungan Internasional Universitas Padjajaran (UNPAD) Teuku Rezasyah menilai serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran dapat berdampak besar terhadap kawasan.
"Ini akan berdampak besar," kata Rezasyah saat dihubungi Antara di Jakarta, Sabtu 28 Februari.
Rezasyah mengatakan bahwa serangan Israel dan AS terhadap Iran diam-diam dilakukan oleh sejumlah pangkalan militer AS di wilayah Timur Tengah, meskipun banyak negara di Timur Tengah yang menyatakan tidak mengizinkan wilayah udaranya dilewati selama serangan tersebut.
Sementara itu, Rezasyah memperkirakan bahwa Iran akan memberikan balasan melalui serangan habis-habisan terhadap Israel, seperti yang mereka lakukan dalam Perang Dua Belas Hari pada Juni 2025.
"Yang dia balas saat ini adalah pembalasan kecil-kecil dan untuk itu, masih menunggu fatwa dari Ayatullah, karena Ayatullah belum memberikan jawaban final, masih memberikan jawaban yang standar," katanya.
Di sisi lain, Iran masih perlu mempertimbangkan berbagai hal sebelum melancarkan serangan balasan besar-besar, termasuk mempertimbangkan cuaca dan target serangan.
"Pemahaman atas cuaca dan juga pemahaman atas target itu penting. Jadi, walaupun Iran sudah memiliki target yang jelas, tapi ini kan harus disesuaikan dengan misalnya sistem penginderaan jauh, harus disesuaikan dengan sistem satelit yang ada," katanya.
Menurut Rezasyah, Iran juga kemungkinan besar akan mendapat dukungan dari China, Rusia, dan Pakistan.
Lebih lanjut, Rezasyah memperkirakan pangkalan militer AS di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Yordania, dan Mesir sudah berada dalam sasaran peluru kendali balistik Iran.
"Dan negara-negara di atas berada dalam kesulitan karena Iran adalah satu-satunya yang yang berani melawan ambisi teritorial Israel dan Amerika Serikat di Timur Tengah," katanya.
Kemudian, dia juga memperkirakan potensi Iran melakukan latihan perang di Selat Hormuz. Keadaan tersebut dapat mempengaruhi lalu lintas energi dunia.
Mengingat potensi serangan balasan besar-besaran yang kemungkinan dapat dilakukan oleh Iran, Rezasyah menilai perang kali ini akan berdampak besar terhadap kawasan Timur Tengah.
Posting Komentar