Pascabencana di Aceh, Kemenkes Minta Warga Segera Periksa Keluhan Kesehatan Sekecil Apa Pun

Artikel Pascabencana di Aceh, Kemenkes Minta Warga Segera Periksa Keluhan Kesehatan Sekecil Apa Pun di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca
Sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Pante Raya, Bener Meriah, Aceh memeriksa kesehatan warga terdampak banjir dan longsor. ANTARA/HO-Humas Kemenkes.

JAKARTA - Masyarakat yang terdampak bencana diimbau tidak mengabaikan keluhan kesehatan sekecil apa pun. Hal ini disampaikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Puskesmas Pante Raya, Bener Meriah, Aceh, Gunawan Arianto.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan keluhan kesehatan sekecil apa pun. Jika merasa tidak sehat, segera datang ke posko atau puskesmas agar dapat ditangani lebih awal. Kami siap memberikan pelayanan kesehatan,” kata Gunawan, dilansir dari ANTARA, Sabtu, 20 Desember.

Selain itu, ujar dia melanjutkan, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Diketahui, banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh berdampak pada kondisi lingkungan serta kesehatan warga yang sementara tinggal di posko pengungsian. Situasi pascabencana memerlukan pemantauan kesehatan berkelanjutan untuk mencegah munculnya penyakit di lingkungan pengungsian.

Kepadatan hunian, perubahan pola aktivitas, dan kondisi lingkungan yang belum pulih sepenuhnya meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Merespons kondisi tersebut, Puskesmas Pante Raya telah memperkuat layanan kesehatan di lokasi pengungsian guna memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau dan tertangani.

Gunawan juga mengatakan pemantauan kesehatan dilakukan secara rutin dengan menyesuaikan jarak dan akses menuju posko.

“Posko yang lokasinya dekat kami kunjungi setiap hari, sementara untuk posko yang jauh kami kunjungi dua hari sekali,” ujar dia.

Berdasarkan pemeriksaan di tiga titik pengungsian, kata dia, tercatat sekitar 600 kasus keluhan kesehatan. Adapun keluhan terbanyak berupa infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan hipertensi.

Data tersebut menjadi dasar penguatan layanan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. Tenaga kesehatan pun melakukan pendampingan langsung melalui pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, serta distribusi suplemen vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh. Masker juga diberikan kepada pengungsi yang mengalami batuk atau menunjukkan gejala gangguan pernapasan sebagai langkah pencegahan penularan.

Seiring berjalannya waktu, sebagian pengungsi mulai kembali beraktivitas, seperti berkebun dan membersihkan rumah pada pagi hingga siang hari. Meskipun demikian, pemantauan kesehatan tetap dilakukan, mengingat kondisi lingkungan pascabencana masih dalam tahap pemulihan.

Terimakasih sudah membaca artikel Pascabencana di Aceh, Kemenkes Minta Warga Segera Periksa Keluhan Kesehatan Sekecil Apa Pun Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.