Pemkot Bandung Perketat Pengawasan Pelajar Usai Siswa SMAN 5 Tewas Diduga Dikeroyok

Artikel Pemkot Bandung Perketat Pengawasan Pelajar Usai Siswa SMAN 5 Tewas Diduga Dikeroyok di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca
Salah seorang warga saat ikut menabur bunga serta mendoakan almarhum Muhammad Fahdly Arjasubrata di lokasi kejadian pengeroyokan di Jalan Cihampelas Bandung, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026). (ANTARA/Rubby Jovan)

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung memperketat pengawasan dan pembinaan terhadap pelajar setelah seorang siswa dari SMAN 5 Bandung meninggal dunia yang diduga akibat pengeroyokan di kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan pemerintah kota akan memperkuat kerja sama dengan Polrestabes Bandung untuk meningkatkan pembinaan terhadap para pelajar.

“Kami akan meningkatkan pembinaan terhadap para pelajar, terutama kelompok-kelompok remaja yang kerap berkumpul di sejumlah warung atau tempat tongkrongan di sekitar sekolah,” kata Farhan di Bandung, Antara, Minggu, 15 Maret.

Farhan mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperoleh pemerintah kota, terdapat sejumlah kelompok pelajar yang telah teridentifikasi sering berkumpul dan menamakan diri sebagai kelompok tongkrongan tertentu.

“Dari informasi yang kami dapatkan, ada beberapa kelompok anak-anak SMA yang berkumpul di warung-warung dekat sekolah. Ini sedang kami identifikasi dan akan menjadi perhatian untuk dilakukan pembinaan,” ujarnya.

Ia menilai upaya pencegahan tidak bisa dilakukan pemerintah dan kepolisian saja, tetapi juga membutuhkan peran aktif dari pihak sekolah.

Karena itu, Pemkot Bandung akan mengajak para kepala sekolah untuk memperkuat komunikasi serta berbagi informasi terkait dinamika pergaulan para pelajar.

“Tanpa informasi dari kepala sekolah, pemerintah kota dan kepolisian tidak bisa melakukan pencegahan secara maksimal,” kata Farhan.

Sebelumnya, sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan aksi bentrok di kawasan Jalan Cihampelas viral di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat seorang pria yang diduga menjadi korban pengeroyokan tergeletak di pinggir jalan.

Kapolsek Coblong Riki Erickson menyebut dugaan sementara peristiwa tersebut melibatkan pelajar dari SMAN 5 Bandung dan SMAN 2 Bandung.

“Iya meninggal dunia anak SMAN 5 Bandung, saat ini ditangani Polrestabes Bandung,” kata Riki.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kronologi serta pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Terimakasih sudah membaca artikel Pemkot Bandung Perketat Pengawasan Pelajar Usai Siswa SMAN 5 Tewas Diduga Dikeroyok Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.